Java Jazz FestivalNews

Yellowjackets Pasca-Haslip

YellowJackets dari kiri-kekanan Russel Ferrante, William Kennedy, Dane Alderson, Bob Mintzer
YellowJackets dari kiri-kekanan Russel Ferrante, William Kennedy, Dane Alderson, Bob Mintzer

Straight-ahead fusion jazz, bisakah sebuah band distempel begitu? Sejak Bob Mintzer resmi menjadi anggota rilis “Greenhouse” (GRP, 1991) setelah di albumnya sebelumnya berstatus tamu pengganti Marc Russo, Yellowjackets memang punya kualitas nyleneh di antara polarisasi straight-ahead dan fusion. Bagaimana campuran itu bisa leleh menyatu juga tanpa sejarah kesengajaan, yaitu dibentuk sebagai band studio untuk mendukung album gitaris-penyanyi Robben Ford antara 1977 – 1979. Kalau dirunut sampai situ maka dedengkotnya adalah Russel Ferrante dan Jimmy Haslip atau malahan sudah identik dengan keduanya.

Januari 2012, Haslip pamit rehat setelah tiga dekade bersama Yellowjackets. Selama tur, Felix Pastorius menggantikannya pada departemen bas hingga berbuah rekaman “A Rise in the Road” (Mack Avenue, 2013). Ini adalah pertama kalinya fans lama mencerna groove berbeda dari seksi setengah latar-setengah depan yang biasa dizig-zagi Haslip dengan nyaman. Kendati karakter tone tengah keduanya menyiratkan referensi kuat pada Jaco Pastorius–ayah Felix, jangankan musisi, lagu jazz sama saja bisa diapresiasi dalam dua take rekaman.

Bukan sekali-kalinya fans membanding-bandingkan substitusi personil. Dua dedengkot yang disebutkan di awal tak lantas digenapi Mintzer dan William Kennedy lalu pas berempat. Seksi drum sempat diawaki Marcus Baylor mulai “Mint Jam” (Yellowjackets, 2002) hingga lima rilis berikutnya, lagi-lagi catatannya saat dibentuk kursi drummer diduduki Ricky Lawson bukan Kennedy. Pendengar terbelah, yang suka permainan mengambang lebih menerima Kennedy, sementara aksen sinkope Baylor yang rapat, tegas-terang ternyata punya daya pikat ritmik buat yang lain. Kennedy kemudian balik lagi ketika merekam Timeline” (Mack Avenue, 2011) yang juga menampilkan cameo suara wah-wah gitar Robben Ford di trek bluesyMagnolia”.

Kesimpulan sementara dari bongkar pasang ini: selama Ferrante dan Mintzer ada, cap straigh-ahead fusion masih dipenuhi syaratnya. Meter janggal (5/4, 7/8) dan modifikasi harmoni himne klasik yang lekat dengan karya-karya Ferrante berkomplemen apik dengan nalar bebop Mintzer, jadilah identitas Yellowjackets. Dua kunjungan ke Jakarta pada 2006–singgahi Bandung juga–dan 2008 berturut-turut dalam formasi Eric Marienthal kemudian Mintzer menjadikan publik jazz Indonesia saksi rotasi kuartet fusion ini. Khusus lineup BNI Java Jazz Festival 2016 (JJF), pendengar boleh galau, ada Will Kennedy lagi di formasi tur, tapi Haslip yang tak balik-balik empat tahun sudah digantikan Dane Alderson asal Australia. Sebuah video amatir yang merekam live di Northsea Jazz Club sudah memperkenalkan nomer baru Ferrante dalam formasi Alderson. Artinya jalan masih panjang dan dibayang-bayangi karakter Jimmy Haslip adalah sesuatu yang wajar diterima para penerus estafetnya.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker