News

Loenpia Jazz 2016 kembali digelar di Semarang

Loenpia Jazz akan kembali digelar Sabtu (28/5) bertempat di Gedung Olahraga Jatidiri Jalan Karangrejo Semarang. Panggung pertunjukan musik yang tahun ini masuk usia kelima. Loenpia Jazz merupakan acara yang dihelat oleh Komunitas Jazz Ngisoringin. Tahun-tahun sebelumnya dilangsungkan di Taman KB, Kawasan Kota Lama, Kawasan Pecinan, dan Puri Maerakaca. Gelaran kali kelima ini pun Loenpia Jazz diharapkan tetap mampu menarik banyak kalangan untuk berbondong datang kembali digelar.

Sehingga, diharapkan dapat menjadi kegiatan tahunan yang bisa menarik pengunjung. Tidak hanya lokal, tapi juga dari kota-kota lain,” kata Budi.

posterLJ2016Loenpia Jazz 2016 akan berlangsung selama 10 jam, mulai pukul 12.00 hingga pukul 22.00. Pemusik Jazz yang dijadwalkan tampil antara lain Dewa Budjana, Fariz RM, The Groove, Rio Sidik, Dua Drum, Beben adn Friends, Congrock, Tesia Manaf, Pracetamol, Vieux dan Mariama, Adinda Shalahita, Calvin Jeremy, Danny Eriawan Project. Komunitas musik dari luar Kota Semarang juga bakal memeriahkan acara.

Antara lain Komunitas Jazz Kemayoran, Fusion Jazz Community Surabaya, Komunitas Rompok Bolong Malang, Solo Jazz Society, Komunitas Jazz Gubug Poci Tegal, Jazz Mben Senen Jogja, Etawa Jazz Jogja, Oemah Moesik Idang Rasjidi Syndicate Pekalongan, dan Klub Jazz Bandung, Komunitas Jazz Tulungagung.

Dari Kota Semarang, pemusik tuan rumah seperti Aljabar, Absurdnation, Be Alright, 26 Akustik, Delight, DD Kids, Sundae Project, Los Monogritos, Baruch Jethroobe, Kerontjong Karimoeni, Reunion, Swara Nusantara, dan Ramaedo Band akan menyambut para penggemar musik jazz maupun bintang tamu.

Meriah

Selain itu, bermacam komunitas di juga ikut memeriahkan. Yakni komunitas Drummer Semarang, Gitar Klasik Semarang, Alat Tiup Semarang, Indonesian Bass Family chapter Semarang, Semarang Blues Community, Semarang Community of Rock, Komunitas Reggae Semarang, Stand Up Comedy Semarang (SUCKS), Semarang Ska Foundation. ”Kami sangat berterima kasih atas dukungan yang diberikan dari awal sampai Loenpia Jazz ke lima. Semoga musik jazz dan Loenpia Jazz bisa semakin diterima masyarakat melalui media yang sudah diberikan Suara Merdeka,” kata perwakilan Tim Loenpia Jazz 2016 Agung Bagus.

Di tahun ke lima ini tagline yang diusung yakni ”Ngejazz Sik Ben Ora Edan”. Adapun tema acara adalah lingkungan dan pengolahan sampah 3R supaya masyarakat sadar akan isu sampah yang semakin memprihatinkan. Ada 4 panggung, yakni Stage Recycle, Stage Reuse, Stage Reduce, dan stage Dream Town. Dukungan dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia (RI) diungkapkan oleh Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Personal Kemenpar, Raseno Arya.

Saat menerima kunjungan dari tim Loenpia Jazz 2016 di Gedung Sapta Pesona Jalan Medan Merdeka Barat nomor 17 Jakarta, Rabu (25/5). ”Leonpia Jazz juga didukung Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dan Pemerintah Kota Semarang. Kami memilih GOR Jatidiri karena lokasi tersebut juga dicanangkan sebagai Sport and Youth Center,” tukasnya.

Agus Setiawan Basuni

Pernah meliput Montreux Jazz Festival, North Sea Jazz Festival, Vancouver Jazz Festival, Chicago Blues Festival, Mosaic Music Festival Singapura, Hua Hin Jazz Festival Thailand, dan banyak festival lain diberbagai belahan dunia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker