News

Mustt Mustt usulan Peter Gabriel untuk fusi Qawwali Nusrat Fateh Ali Khan

“Mustt Mustt” adalah kolaborasi album fusi Qawwali pertama antara penyanyi Nusrat Fateh Ali Khan dan produser Michael Brook, di mana Peter Gabriel eks band Genesis lah yang mengusulkan agar Brook dan Khan bekerja sama.

Ketika Ayatollah Ruhollah Khomehni melarang semua musik di Iran dan menyatakannya sebagai penistaan, pandangannya sama sekali tidak mencerminkan pandangan semua muslim. Faktanya, sekte sufi Islam percaya musik menjadi elemen sakral dan penting pada kehidupan spritual. Seperti umat Hindu, para sufi dengan penuh semangat mendorong meditasi, tarian, dan nyinyian.

Nusrat Fateh Ali Khan adalah seorang master Qawwali tradisional, musik para sufi. Penuh perasaan dan menghipnotis, nyanyian penuh gairah, Khan pada lagu-lagu pujian ini menggarisbawahi kekayaan dan vitalitas budaya sufi. Dan musik Qawwali yang sudah ada berabad-abad yang lalu, kali ini Khan memadukannya dengan penggunaan synthesizer yang menambah keunggulan modern pada, “Mustt Mustt” yang sangat menyerap.

Album ini dirilis pada tahun 1990, oleh label milik Peter Gabriel, Real World Records.

Album yang berdurasi 49:43 menit ini menampilkan 11 buah komposisi, didukung oleh musisi seperti Robert Ahwal, Richard Blair, David Bottrill, David Buckland, Peter Gabriel, Malcolm Garret, Dildar Hussain, Darryl Johnson, Farrukh Fatteh Ali Khan, James Pinker, Guo Yue.

Lagu, “Mustt Mustt” sempat di remix oleh grup hip hop Inggris Massive Attack dan menjadi hit di klub Inggris Raya, dan menjadi lagu pertama dalam bahasa Urdu yang berhasil menembus tangga lagu Inggris, lagu ini kemudian digunakan dalam iklan untuk Coca Cola.

Album ini juga terpilih sebagai salah satu dari 100 Album Top tahun 1990-an, oleh majalah musik Amerika, Alternatif Press.
Musisi Inggris Nitin Sawhney mengatakan bahwa album ini telah mengubah wajah musik di Inggris selamanya.

Ahmad Jailani

Menyukai jazz sejak masih di SMP. Wiraswastawan yang mulai membentuk komunitas Balikpapan Jazz Lovers pada 2008 ini juga kerap menulis artikel jazz di koran-koran lokal di Balikpapan dan sejak 2009 rutin menulis tentang jazz di akun facebook.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker