News

Kuba Skowronski luncurkan Hypnagogia

Melibatkan musisi muda Jazz Indonesia Kevin Suwandhi (piano) dan Indra Gupta (bass) serta drummer polandia Adam Zagórski.

Hypnagogia merupakan sebuah komposisi instrumental yang direkam oleh Saksofonis Kuba Skowronski bersama musisi muda terbaik Indonesia Kevin Suwandhi (piano) dan Indra Gupta (bass), juga drummer Polandia Adam Zagórski yang merupakan sohib lamanya.

Hypnagogia adalah sebuah interpretasi situasi antara sadar dan tidur dengan elemen modern jazz yang diramu dengan elemen yang penuh dengan improvisasi gagasan dan bunyi yang terbuka.

Dalam sesi WartaJazz Monday Launch edisi #63, Senin (07/03) Kuba yang sejak dua bulan lalu bermukim di Jakarta, menjelaskan bahwa materi single ini direkam di Bali saat Adam sedang liburan – kira-kira sekitar satu bulan sebelum Covid19 melanda Indonesia di tahun 2020 yang lalu.

“Konsep dasarnya seperti reuni, karena saya sudah cukup lama gak ketemu Adam”, ujar Kuba. “Semacam cultural exchange-lah. Dua musisi dari Polandia dan dua (lagi) dari Indonesia”, tambahnya.

***

Saksofonis yang sempat kuliah di Jerman dan Polandia ini pertama kali ke Indonesia saat tampil di Java Jazz Festival bersama rekannya dari New Zealand di tahun 2017.

Ia mulai tertarik dengan musik melalui instrumen piano saat berusia 5 tahun dan beralih ke klarinet saat berusia 11 tahun dan mempelajari musik klasik, meskipun tidak terlalu lama dan merasa musik klasik tidak terlalu menarik.

Saat mulai belajar saksofon, gurunya saat itu kebetulan juga seorang musisi Jazz banyak membantunya mengenal musik Jazz dan improvisasi saat belajar di Academy of Music di Katowice dan Jazz Institut Berlin.

Awalnya ia mendapat pengaruh Stan Getz, Charlie Parker hingga Dexter Gordon. Namun ia juga suka menikmati musisi lain seperti Herbie Hancock, Brad Mehldau, Michael Brecker.

Lahir di Poznan Polandia, Kuba Skowronski telah meraih sejumlah penghargaan antara lain Blue Note Poznan Jazz Competition 2014/2015, RCK Pro Jazz 2015, European Jazz Contest Rome 2012, Jazz Nad Odra 2011, Tarnow Jazz Contest 2012, Novum Jazz Festival  2019 dan lainnya.

Selain bermain di Jakub Skowronski Trio, Zagorski/Skowronski Project, Kuba pernah tampil bersama Jean Luc Ponty, Soweto Kinch, Gentleman, Leszek Mozdzer, Krzesimir Debski, Piotr Lemanczyk, Maciej Fortuna, Pioter Damasiewicz, Przemek Raminiak, Grzegorz Karnas, Dominik Wania, Orange Trance, Maciej Obara, David Chesky, Quasimode, hingga musisi-musisi Indonesia seperti Indra Lesmana, Nita Aartsen, Koko Harsoe, Sandy WInarta, Tompi, Eva Celia Trie Utami hingga Yuri Mahatma & Astrid Sulaiman, MLD Jazz PRoject, Poznan Jazz Philharmonic Orchestra dan banyak lagi lainnya.

Kuba memutuskan pindah ke Indonesia dan menetap di Bali sejak 2018 dan banyak bermain diberbagai festival di Indonesia. Ia juga aktif memberikan workshop dan master class.

Kuba telah tampil di sedikitnya 20 album rekaman. Salah satu album Nothing to Prove milik Michal Martyniuk diamana Kuba turut berpartisipasi, meraih nominasi Fryderyki 2019, sebuah award prestisius di Polandia.

Hingga saat ini Kuba telah tampil di sejumlah negara antara lain New Zealand Malaysia, Philipina, Spanyol, Lithuania, Jerman, Italia, Ukraina, Ceko, Vietnam, Belanda, Perancis dan Belgia.

Agus Setiawan Basuni

Pernah meliput Montreux Jazz Festival, North Sea Jazz Festival, Vancouver Jazz Festival, Chicago Blues Festival, Mosaic Music Festival Singapura, Hua Hin Jazz Festival Thailand, dan banyak festival lain diberbagai belahan dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker