NewsProfile

Mel Tormé vokalis, drummer, arranger, penulis dan aktor prodigy Amerika

Mel Howard Tormé adalah salah satu penyanyi paling abadi dari era big band, yang dikenal sebagai prodigy – karena sudah mulai bernyanyi untuk resto makan malam di Chicago saat masih berusia empat tahun.

Pernah bekerja sebagai aktor cilik di radio, dan mulai menulis lagu di awal masa remajanya, di awal 1940-an, ia berhenti dari sekolah menengah untuk menjadi penyanyi (dan drummer serta arranger paruh waktu) dengan band Chico Marx.

Ketenaran pertamanya bertepatan dengan Frank Sinatra, dan keduanya muncul bersama dalam film pertama mereka, “Higher and Higher .”

Mel Howard Tormé adalah salah satu penyanyi prodigy paling abadi dari era big band, bermain dari usia 4 tahun!

Dia ingin menjadi penyanyi jazz, “tapi saya teralihkan,” katanya. Manajernya “merasa jalan menuju emas bagi saya untuk menjadi penyanyi. Untuk waktu yang lama saya menyanyikan lagu-lagu yang lembut dan sentimental.”

Humasnya menciptakan nama, “The Velvet Fog,” untuk menggambarkan gayanya yang halus tapi dia membencinya (pengejek memanggilnya “The Velvet Frog”).

Pada tahun 1944, dia membentuk grup vokalnya sendiri, Mel-Tones, yang mencakup Les Baxter muda dan calon istri Henry Mancini, Ginny O’Connor.

Mel-Tones memiliki beberapa hits, baik sendiri maupun dipasangkan dengan band Artie Shaw. “What is This Thing Called Love?,” yang kemudian menjadi standar jazz, adalah lagu terbesar mereka.

Mel-Tones adalah salah satu grup vokal pertama yang mempengaruhi grup jazz serupa selepasnya seperti Hi-Los, The Four Freshmen dan Manhattan Transfer.

Dia merekam beberapa piringan hitam pada pertengahan 1950-an dengan Marty Paich Dektette, kumpulan dari beberapa penampil jazz West Coast terbaik, yang dianggap sebagai karya terbaiknya.

Pada tahun 1962, ia mendapat kejutan hit dengan “Comin’ Home, Baby,” yang diaransemen oleh Claus Ogerman. Beberapa artis seperti Quincy Jones and Kai Winding mengcover lagu ini setelahnya.

Pada Februari 1999, ia dianugerahi Grammy Lifetime Achievement Award.

Pada tanggal 8 Agustus 1996, ia mengalami stroke yang menyebabkan akhir  dari 65 tahun karir menyanyi Tormé.

Pada Februari 1999, ia dianugerahi Grammy Lifetime Achievement Award.

Dia meninggal karena stroke lagi pada tanggal 5 Juni 1999, pada usia 73 tahun. Dia dimakamkan di Westwood Village Memorial Park Cemetery di Los Angeles.

 

Agus Setiawan Basuni

Pernah meliput Montreux Jazz Festival, North Sea Jazz Festival, Vancouver Jazz Festival, Chicago Blues Festival, Mosaic Music Festival Singapura, Hua Hin Jazz Festival Thailand, dan banyak festival lain diberbagai belahan dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker