News

Drummer wanita Anne Paceo sang pendobrak batas

Sebagai pemimpin dan komposer yang aktif, ia telah mengunjungi 45 negara di lima benua

“Pemain perkusi paling lengkap, paling brilian, paling indah…” demikian puji Le Monde

Sementara Charlie Haden berujar soal Anne Paceo, “Dia sangat mengesankan saya dengan bakat, musikalitas, dan dedikasinya pada bentuk keseniannya. Gaya pribadi dan suaranya yang khas membuatnya menjadi musisi yang unik.”

Anne Paceo lahir 17 September 1984 di Côte d’Ivoire dan pertama kali terlihat sebagai pengiring dan bermain secara profesional sejak dia berusia 19 tahun dengan beberapa nama besar di kancah musik Prancis dan internasional.

Sebut saja Archie Shepp,  Andy Shepp

ard, Alain Jean-Marie, Philippe Catherine, Biréli Lagrène, Ibrahim Maalouf, Michel Legrand, Mickael League (Snarky Puppy) diantaranya.

Seorang pemimpin dan komposer yang aktif, Anne Paceo telah mampu menciptakan gaya tunggal dan dapat diidentifikasi dari bar pertama.

Tiga penghargaan Victoires de la Musique-nya, ‘Artis Jazz Tahun Ini’ pada 2019, ‘Artis Jazz Tahun Ini’ pada 2016, ‘Jazz Revelation’ pada 2011, dan diskografinya yang produktif telah membawanya ke 45 negara di lima benua.

Dengan tujuh album dan sebuah EP yang telah dirilis, Anne Paceo bermain dengan kode dan gaya. Ia selalu mendobrak batas dan mencari hubungan kimiawi diantara para musisi pendukung grupnya.

Pada tahun 2020, Anne Paceo diundang sebagai mentor ke Montreux Jazz Academy untuk mengajar bersama John Mc Laughlin dan Snarky Puppy.

Album terakhirnya “S.H.A.M.A.N.E.S” telah dirilis awal dan videonya tersedia di channel Youtubenya.

 

Agus Setiawan Basuni

Pernah meliput Montreux Jazz Festival, North Sea Jazz Festival, Vancouver Jazz Festival, Chicago Blues Festival, Mosaic Music Festival Singapura, Hua Hin Jazz Festival Thailand, dan banyak festival lain diberbagai belahan dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker