News

Intercardinal, fusion jazz kolaborasi Indonesia Jepang dari Mevlied Nahla dan Tsukasa Inoue

Intercardinal merupakan karya jazz fusion kolaborasi Indonesia – Jepang oleh violinist Indonesia, Mevlied Nahla, dan drummer Jepang, Tsukasa Inoue, yang merupakan drummer dari band fox capture plan.

Karya lintas negara ini diproduksi dan dikomposisi oleh Mevlied Nahla di bawah NAH! Records, drum dari Tsukasa Inoue direkam di Tokyo, Jepang, dan diproduksi secara remote di Indonesia.

Sebagai penggemar Mevlied Nahla membuat Intercardinal khusus untuk Tsukasa Inoue, berdasarkan pengamatan musikal atas gaya permainan drum-nya yang unik di band fox capture plan.

Awal mula kolaborasi ini dimulai ketika Mevlied Nahla menikmati konser online dari band fox capture plan era pandemi, lalu berlanjut berkorespondensi melalui media sosial Instagram dengan Tsukasa Inoue.

Setelah menjalin persahabatan, Mevlied Nahla meminta Tsukasa Inoue untuk berkolaborasi dan menulis Intercardinal. Fox capture plan sendiri merupakan band jazz-rock kontemporer yang memenangkan Jazz Japan Award 2015.

Intercardinal menceritakan empat mata angin sekunder; Barat Daya, Timur Laut, Barat Laut, Tenggara. Hal ini merepresentasikan penciptaan karya musik dari segala sisi tanpa batas, seperti kolaborasi lintas negara Indonesia-Jepang dalam karya ini. Mata angin tersebut juga memiliki banyak arah seperti Intercardinalyang memiliki banyak variasi musikal dan peleburan gaya musik dari dua negara tersebut.

Karya ini menekankan pada permainan drum Tsukasa Inoue yang tangkas, dibalut dengan suara synthesizer yang futuristik, dan dipimpin oleh permainan biola dengan improvisasi virtuostik oleh Mevlied Nahla. Musisi yang terlibat pada karya ini adalah Farhan Sarasin (synthesizer) dan Ibanez Wijaya (bass), seluruh audio di-mixing dan mastering oleh Billy P. Raharjo di Limatujuh Studio.

Intercardinal dirilis pada 30 September 2023, lagu ini merupakan lagu pembuka dari album solo biola Mevlied Nahla yang akan dirilis akhir tahun 2023.

Simak perbincangan seputar album ini di WartaJazz Monday Launch #93 berikut:

 

Agus Setiawan Basuni

Pernah meliput Montreux Jazz Festival, North Sea Jazz Festival, Vancouver Jazz Festival, Chicago Blues Festival, Mosaic Music Festival Singapura, Hua Hin Jazz Festival Thailand, dan banyak festival lain diberbagai belahan dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker