Satu dekade Prambanan Jazz Festival hadirkan AR Rahman, Zarro Ananta hingga Indra Lesmana & Batavia Collective
“Menghadirkan AR Rahman di panggung Prambanan Jazz adalah sebuah mimpi yang menjadi kenyataan, bukan sekadar pertunjukan musik, tapi ini adalah peristiwa penting kebudayaan,” terang Anas Alimi, Founder Prambanan Jazz Festival dan Rajawali Indonesia dalam press conference yang digelar di Aljazeerah Jakarta, Selasa (05/03).
AR Rahman, menukil Time, adalah wujud dari kejeniusan Mozart yang disumbang oleh India. Dan, sederet penghargaan musik dunia telah disabetnya, mulai Grammy Award untuk karya monumentalnya Jai Ho sampai Academy Award untuk Lagu Orisinil Terbaik. Jai Ho, komposisi miliknya menjadi soundtrack utama film box office Slumdog Millionaire.
Sementara penikmat musik tanah air mungkin masih ingat gubahannya pada ‘Chaiyya Chaiyya’ yang pernah viral beberapa waktu lalu.
“Artis internasional yang dihadirkan Prambanan Jazz harus miliki satu komponen yang bersentuhan paling tidak dengan musik jazz. AR Rahman itu banyak komposisinya yang mengandung musik jazz,” terang Anas Alimi. Tentu hal ini juga didasarkan pada data bahwa ada sekitar 3.5 juta keturunan India yang tinggal di Indonesia yang menjadi salah satu target.
Disisi lain susunan lineup yang telah diumumkan panitia juga menyebut nama-nama menarik dalam dunia Jazz Indonesia seperti hadirnya penyanyi sekaligus gitaris Zarro Ananta yang dikenal lewat petikan gitar dan vokalnya ala Brazilian Jazz atau kerap dikenal sebagai Kaili Jazz, bahasa yang digunakan oleh sebagian masyarakat di Sulawesi Barat dan Sulawesi Tengah.
Nama lain yang juga dihadirkan oleh Prambanan Jazz Festival kali ini adalah maestro Indra Lesmana yang dijadwalkan tampil bersama putrinya, Eva Celia Lesmana.
Penampil lain yang juga menarik adalah Batavia Collective, sebuah kelompok muda dari Jakarta yang digawangi Doni Joesran, Elfa Zulhamsyah Warongan dan Kenny Gabriel yang meracik beragam genre – terutama jazz dan pengaruh musik house – ke dalam aransemen musik yang intensif.
Dimas Ganjar Ramadhan – VP Commercial and Experience PT TWC yang mewakili Febrina Intan – Direktur Utama PT TWC & Co Promotor Prambanan Jazz, menyampaikan, “Hadirnya AR Rahman, dengan karakteristik musik yang khas tentunya akan menambah kekayaan ragam budaya di Candi Prambanan.”.
Selain AR Rahman yang di umumkan, masih ada 2 artis lain yang di ‘selotip’, maksudnya masih disembunyikan. Anas menyampaikan saat bertemu WartaJazz bahwa dua nama lain yang dijadwalkan tapi masih dirahasiakan, akan di announce setidaknya 60 hari jelang perhelatan PJF kelak.
Prambanan Jazz Festival edisi ke sepuluh kali ini digelar pada tanggal 5 hingga 7 Juli 2024 mendatang. AR Rahman sendiri dijadwalkan tampil pada tanggal 6 Juli 2024. Panitia penyelenggara bekerjasama dengan Traveloka telah menyiapkan platform pembelian tiket dengan harga mulai dari IDR 900.000,- seperti disampaikan Tovic Raharja – Direktur Utama Rajawali Indonesia yang hadir pula dalam jumpa pers tersebut.
Kegiatan satu Dekade Prambanan Jazz Festival 2024 didukung oleh BJB dan Pertamina.

