News

Albert “Tootie” Heath, drummer hard bop terkemuka dengan pikiran terbuka terhadap gaya jazz yang lebih komersial

Albert “Tootie” Heath adalah seorang drummer jazz hard bop yang lahir pada 31 Mei 1935 di Philadelphia, Pennsylvania, Amerika Serikat. Dia dikenal sebagai salah satu drummer yang sangat berpengaruh dalam dunia musik jazz.

Tootie adalah saudara dari dua musisi jazz terkenal, yaitu Jimmy Heath, pemain saxophone tenor, dan Percy Heath, pemain double-bass.

Karir musiknya dimulai ketika dia pertama kali melakukan rekaman pada tahun 1957 bersama John Coltrane. Selama karirnya, dia bekerja dengan banyak musisi terkenal, seperti J. J. Johnson, Wes Montgomery, Art Farmer, Benny Golson, Cedar Walton, Bobby Timmons, Kenny Drew, Sonny Rollins, Dexter Gordon, Johnny Griffin, Herbie Hancock, Friedrich Gulda, Nina Simone, dan Yusef Lateef.

Pada tahun 1975, Tootie bersama dengan saudara-saudaranya, Jimmy dan Percy, membentuk grup musik bernama Heath Brothers. Mereka aktif bersama hingga tahun 1978 sebelum Tootie memutuskan untuk menjadi musisi freelance.

Selain sebagai musisi, Tootie juga menjadi instruktur di berbagai lokakarya dan kelas musik, termasuk di Stanford Jazz Workshop. Dia juga menjadi produser dan pemimpin dari The Whole Drum Truth, sebuah ansambel drum jazz yang menampilkan beberapa drummer jazz terkemuka, seperti Ben Riley, Ed Thigpen, Jackie Williams, Billy Hart, Charlie Persip, Leroy Williams, dan Louis Hayes.

Beberapa album penting yang dirilis oleh Albert “Tootie” Heath antara lain:

  1. “Kawaida” (1969) – Album ini menampilkan Tootie Heath bersama dengan Yusef Lateef, Jack Wilkins, dan beberapa musisi lainnya. Album ini menampilkan gaya bermusik yang unik dan inovatif dari Heath.
  2. “Aspects” (1976) – Album ini merupakan salah satu dari sedikit rekaman Tootie Heath sebagai pemimpin band setelah dia meninggalkan Heath Brothers pada tahun 1978. Album ini menampilkan gaya bermusik yang kuat dan penuh energi dari Tootie Heath.
  3. “Tootie’s Tempo” (1988) – Album ini menampilkan Tootie Heath sebagai pemimpin band dengan formasi trio, bersama dengan pemain saxophone tenor Jimmy Heath dan pianis Ethan Iverson. Album ini menampilkan pertunjukan yang mengesankan dan menunjukkan keahlian Tootie Heath sebagai drummer.
  4. “Philadelphia Beat” (2015) – Album ini menampilkan Tootie Heath bersama dengan sejumlah musisi jazz Philadelphia lainnya, termasuk musisi veteran seperti Joey DeFrancesco dan Christian McBride. Album ini menampilkan gaya swing yang khas dan penuh semangat dari musik jazz Philadelphia.

Tootie Heath meninggal pada tanggal 3 April 2024, meninggalkan warisan besar dalam dunia musik jazz.

Agus Setiawan Basuni

Pernah meliput Montreux Jazz Festival, North Sea Jazz Festival, Vancouver Jazz Festival, Chicago Blues Festival, Mosaic Music Festival Singapura, Hua Hin Jazz Festival Thailand, dan banyak festival lain diberbagai belahan dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker