News

Yuyun George: Membawa Nafas Indonesia ke Panggung 40 Tahun Cuba Jazz Festival

Awal tahun 2025 menjadi momen bersejarah bagi saksofonis dan penyanyi jazz Indonesia Yuyun George, yang tampil di ajang bergengsi Cuba Jazz Festival ke-40 atas undangan khusus dari Bobby Carcassés, pendiri sekaligus ikon jazz Kuba. Dalam penampilan perdananya, Bobby bahkan menciptakan lagu khusus berjudul “Yuyun’s Blues (From Indonesia)” sebagai penghormatan untuk Yuyun.

Pertemuan keduanya bermula pada September 2022, saat Yuyun diundang oleh Duta Besar Dr. Nana Yuliana untuk tampil di National Art Centre Havana dalam acara Diplomatic Receptions. Di sanalah Bobby Carcassés pertama kali menyaksikan penampilan Yuyun dan langsung berkata, “Saya akan undang kamu ke Cuba Jazz Festival.” Janji itu akhirnya terwujud di Januari 2025, setelah sempat tertunda dua tahun.

Tahun ini, Cuba Jazz Festival merayakan empat dekade kiprahnya dengan menghadirkan musisi dunia di Havana dan empat kota besar lainnya. Yuyun menjadi satu-satunya musisi asal Indonesia yang tampil di edisi spesial ini — sebuah pencapaian yang tak hanya membanggakan dirinya, tapi juga memperkuat posisi Indonesia di peta jazz global.

Selama festival, Yuyun tampil tiga kali di Havana dan satu kali di KBRI Kuba, dalam rangka memperingati 65 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Kuba. Ia berkolaborasi dengan band muda asal Havana, membawakan repertoar lagu-lagu Indonesia yang telah ia siapkan dalam aransemen khusus. “Musisi-musisi Kuba sangat hangat dan terbuka. Kami saling belajar dan menciptakan energi musik yang penuh semangat dan persaudaraan,” ujar Yuyun.

Usai tampil di Kuba, Yuyun melanjutkan perjalanan ke New York untuk wawancara eksklusif bersama VOA Indonesia, membahas pengalamannya di Cuba Jazz Festival. Ia kemudian bertolak ke Washington D.C. untuk memenuhi undangan Helmi Yohannes dan bertemu dengan komunitas diaspora musisi jazz Indonesia di Maryland, sebelum kembali ke Jakarta pada 9 Februari 2025.

Kehadiran Yuyun George di panggung Cuba Jazz Festival 2025 menjadi bukti bahwa musik adalah bahasa universal. Melalui Yuyun’s Blues (From Indonesia), dunia kembali mendengar warna khas jazz Indonesia bergema di Havana — menghubungkan dua budaya melalui nada, harmoni, dan semangat kebersamaan.

Agus Setiawan Basuni

Pernah meliput Montreux Jazz Festival, North Sea Jazz Festival, Vancouver Jazz Festival, Chicago Blues Festival, Mosaic Music Festival Singapura, Hua Hin Jazz Festival Thailand, dan banyak festival lain diberbagai belahan dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker