Kevin Yosua Big 6 luncurkan “The Great Indonesian Songbook Vol. 1” dibawah Silver 7 Records
Reinterpretasi yang menyalakan kembali semangat dan keindahan karya-karya klasik Indonesia dari maestro Ismail Marzuki, Iskandar, dan Is Haryanto, diolah dengan sentuhan jazz modern dalam format sextet dihadirkan Label independen Silver 7 Records (S7R) resmi mengumumkan perilisan album jazz bertajuk “The Great Indonesian Songbook Vol. 1” oleh Kevin Yosua Big 6.
Ide proyek ini lahir dari Bagas Indyatmono, produser Silver 7 Records, yang ingin menghadirkan cara baru bagi generasi muda untuk mengenal kekayaan musik Indonesia melalui idiom jazz.
Didukung musisi jazz papan atas seperti Kevin Yosua (kontrabas), Rio Manuel (piano), Hansen Arief (drum), Hairul Umam (tenor saksofon), Evan Sinaga (trombon), dan Mariko Kondo (trumpet), di balik formasi Kevin Yosua Big 6 merupakan kombinasi kekuatan ritme, harmoni brass, serta improvisasi yang dinamis menciptakan warna musikal yang kaya dan penuh karakter.
Album ini turut menghadirkan kolaborasi lintas generasi dengan sejumlah vokalis ternama: Tompi, Marini Nainggolan, Margie Segers, Nesia Ardi, Gracy Tamangendar, Natasya Elvira, dan Mahanada Putra.
Sorotan utama album jatuh pada lagu legendaris “Aryati” karya Ismail Marzuki, dibawakan oleh Tompi dalam aransemen segar yang menjadikannya anthem utama proyek ini.
Bagi Kevin Yosua, album ini adalah kelanjutan dari perjalanan panjangnya sebagai salah satu kontrabasis terdepan di Indonesia. Setelah sukses dengan album Contradiction (2014), Direction (2020), dan Ideal(is)me (2023), Kevin kini melangkah lebih jauh dengan menghubungkan sejarah musik Indonesia dan tradisi jazz modern.
Selain itu tahun ini, Kevin Yosua Trio juga menorehkan sejarah sebagai grup Asia pertama yang tampil di Festival da Jazz St. Moritz, Swiss – sebuah pencapaian yang menegaskan kiprahnya di panggung internasional.
The Great Indonesian Songbook Vol. 1 menjadi lebih dari sekadar album penghormatan. Ia adalah jembatan antara masa lalu dan masa kini, antara warisan musikal Indonesia dan semangat eksplorasi jazz modern.

