Profile

Miguel De Caro – Saksofonis penerus tradisi Tango

Miguel De Caro merupakan salah satu nama penting dalam musik Tango 90-an di Argentina. Ia mampu memberikan kontribusi yang unik terhadap seni ini dengan mencapai titik equilibrium antara tradisi dan inovasi. Ia mendapat pengaruh yang besar dari kakeknya Julio De Caro, dan Astor Piazolla, tokoh musik latin jazz yang barang tentu tidak asing lagi.

Music yang ia mainkan lewat Saksofon merupakan perpaduan antara tradisional tango dengan “dirty-lowdown ‘hood” (arrabalero) yang merupakan semangat dari musik di Buenos Aires, yang terbuka dan berada di spektrum jazz dan world music.

Miguel saat ini memimpin sebuah quartet yang terdiri dari piano, bass, bandoneon dan saxophone. Bersama kelompok yang diberinama Miguel de Caro Quartet mereka memainkan sejumlah nomor seperti “Mariano Mores”, “Anibal Troilo”, “Julian Plaza” dan “Juan Carlos Cobián”.

Musisi yang besar dilingkungan yang mencintai musik Tango ini menyelesaikan studi di usia 18 tahun dan sejak saat itu ia menjadi pengajar musik. Ia juga tertarik dan sering mengadakan jam session di Británico Bar (semacam Mintons Place untuk Tango) di San Telmo. Di tempat ini ia memiliki kesempatan untuk berjam session dengan sejumlah musisi ‘tua’. Fase ini memberikan pelajar besar baginya dan menguatkan jalannya untuk menjadi musisi profesional.

Dalam kurun waktu 1991-1995 ia berhasil mendapatkan B.A. dari Berklee College of Music. Dari sini ia bertemu dengan Gary Burton yang tertarik dengan permainan tango klasik Miguel de Caro. Setelah sekian tahun menghabiskan waktu sebagai musisi pendukung acara TV shows dan radio, Miguel lalu memutuskan untuk mencurahkan perhatiannya pada proyek pribadi semenjak 1980-an.

Hingga saat ini ia telah merilis 2 album, masing-masing “Saxotangueando” di tahun 1993 dan “Tangofuerte” yang di lepas tahun 1998. Singel “Tiempo Fuerte”yang ditulis oleh Raul Garello – yang termuat dalam album terakhirnya – sering dipakai sebagai theme song pada beberapa acara Televisi dan Radio. Prestasi lainnya adalah ia sempat dinominasikan pada 1993 ACE Award (The national Show Critic’s Prize) untuk album pertamanya bersama Aston Piazolla dan Raul Garello.

Konser yang ia selenggarakan diberbagai negara juga mendapatkan sambutan yang hangat dari berbagai media lokal maupun manca negara seperti Amerika, Brazil, dan Itali.

Link terkait :
Miguel De Caro website

Agus Setiawan Basuni

Pernah meliput Montreux Jazz Festival, North Sea Jazz Festival, Vancouver Jazz Festival, Chicago Blues Festival, Mosaic Music Festival Singapura, Hua Hin Jazz Festival Thailand, dan banyak festival lain diberbagai belahan dunia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker