Profile

MUSISI JAZZ JAKARTA MENGHANGATKAN YOGYAKARTA

Jazz 52 tahun UGM yang dihadiri para petinggi UGM termasuk Rektor UGM, Prof Dr Ichlasul Amal, MA, Wakil Rektor I, Prof Dr Moch Anwar, Wakil Rektor III, Ir. Bambang Kartika serta Ketua Senat Prof Dr Ir Boma Wikan Tyasa ini berlangsung cukup meriah dan mendapat sambutan yang meriah dari para “jazz lovers” Yogyakarta yang pada hari-hari sebelumnya juga dipuaskan oleh beberapa konser jazz dari musisi jazz Jogja dan konser Mike del Ferro Trio dari Belanda. Tiket yang beberapa hari sebelum pentas jazz ini berlangsung sudah terjual habis membuktikan kerinduan para “jazz lovers” Yogyakarta untuk menikmati musik jazz dan acara ini melengkapi “bulan jazz” di Jogja.

Bagi publik jazz Yogyakarta musisi-musisi yang tampil di acara ini sudah tidak asing lagi karena banyak diantaranya yang sudah sering pentas di Yogyakarta antara lain Ruth Sahanaya, Mus Mujiono, Ireng Maulana, Syaharani dan Margie Segers. Musisi-musisi jazz yang bisa dibilang sebagai musisi jazz senior Indonesia ini penampilannya mampu menghangatkan suasana hujan saat konser dimulai ini dan mampu menghipnotis sekitar 2000 penonton yang memadati Graha Sabha Pramana UGM.

Konser dibuka dengan penampilan Mus Mujiono dan Canizzaro Band. Mereka membawakan beberapa komposisi jazz, termasuk lagu “Arti Kehidupan” dan “Masquerade”, seperti biasa gitaris yang juga pernah dijuluki sebagai “George Benson”Indonesia ini mampu memukau penonton dengan improvisasi permainan gitarnya yang dibarengi dengan improvisasi vokal. Tidak kalah menawan dari penampilan Mus Mujiono, Ruth Sahanaya tampil diurutan selanjutnya. Sederet tembang jazz divokalkan sangat memukau penonton dengan lagu-lagu yang sudah akrab di publik Indonesia seperti “For Once in My Love, “Saving All My Love For U”, “Memori”, serta “You’ve Got a Friend”.

Untuk sederet komposisi jazz yang dihentakkan oleh Idang Rasyidi, juga mampu membius penonton dan seperti biasanya dan sudah menjadi kebiasaan Idang jika tampil di panggung adalah melontarkan joke hingga membuat komunikasi dengan penonton terjalin. Penampilan Ireng Maulana setelah Idang kali ini menghanyutkan penonton dengan menyajikan gaya jazz yang easy listening. Konser ini diakhiri oleh penampilan Margie Siegers beserta Syaharani. Syaharani yang pada tahun 1999 sukses dengan album jazz vokal bertitel “Tersiksa lagi” ini melantunkan “Clever-Clever”, “Emotions”, “In Love With You”, dan “Copacabana”.

Jazz 52 tahun UGM yang sudah menjadi tradisi di UGM ini secara keseluruhan sukses dalam menarik apresiasi masyarakat terhadap musik jazz dan mampu menampilkan suasana yang meriah dan tentu saja diharapkan tradisi ini akan terus dipertahankan sehingga musik jazz bisa lebih memasyarakat. (David/WJ).

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also
Close
Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker