Profile

RITA REYS – EUROPE’S FIRST LADY OF THE JAZZ

Rita ReysMaria Everdina Reys atau yang lebih dikenal dengan Rita Reys merupakan penyanyi Jazz kelahiran Rotterdam, Belanda 21 Desember 1924. Ia beruntung karena lahir dari keluarga yang memiliki latar belakang musik cukup kental. Dalam sebuah penampilannya di festival Juan Les Pins (France) tahun 1960, Rita Reijs mendapatkan julukan ‘Europe’s First Lady of the Jazz’.

Pengalaman musikal secara profesional direguknya ketika tahun 1940 ia tampil menyanyi bersama kelompok vokal The Hawaiian Minstrels. Lalu tahun 1943, ia bertemu dengan drummer jazz Wessel Ilcken – yang kelak menikahinya – memaksanya untuk tampil bersama grup jazznya. Setelah menikah dengan Wessel Ilcken tahun 1945, ia mulai rekaman dengan sang suami bersama musisi-musisi Eropa lainnya diawal tahun 50-an. Penampilannya menjadi perhatian seorang produser jazz Amerika, George Avakian yang kemudian mengundang kedua pasangan ini untuk merekam debut album mereka ditahun 1956. Konon kala itu ia dibayar setara dengan musisi Art Blakey, Oscar Pettiford, Count Basie, Stan Getz, Jimmy Smith, Oliver Nelson, Sonny Rollins, Hank Mobley dan Horace Silver.

Tahun 1950 mereka tampil di Birdland Club dikawasan Manhattan. Avakian lalu merekam penampilan mereka itu di AS bersama Art Blakey dan Jazz Messengers-nya tahun 1955. Bagian ini dan bagian lain direkam bersama combo yang dipimpin Ilcken di Belanda dimana didalamnya menampilkan rekaman panjangnya yang pertama, The Cool Voice of Rita Reys.

Selepasnya putrinya Leila, lahir dan itu tidak lama berselang sepeninggalnya Ilcken yang mengalami gangguan pendarahan diotak. Kematian Ilcken membuat sebuah gap yang besar di dunia Modern Jazz di Belanda. Tahun 1958, Rita Reys rekaman lagi bersama pianis asal Swedia Bengt Hallberg. Proyeknya ini menghasilkan LP Two Jazzy People.

Untuk mencukupi kebutuhan hidupnya Rita Reys melanjutkan konser diseputar Eropa yang didukung oleh pianis yang sebelumnya juga mendukung combo yang dipimpin Ilcken, Pim Jacobs. Kedekatan keduanya membuat Rita memutuskan untuk menikah kembali dengan Jacobs ditahun 1960 dan tak lama Marriage in Modern Jazz diluncurkan dimana gaya permainannya mengingatkan kita pada Nat “King” Cole Trio terutama pada masa-masa awal.

Ia kemudian mengikat kontrak dengan dua perusahaan rekaman besar Philips (1955-1970) dan CBS (sepanjang tahun 1970). Sejak itulah ia malang melintang dan melakukan rekaman, baik lewat label besar maupun kecil diseputar Eropa. Rita sering pula mendapatkan hadiah baik lewat ajang Award atau polling yang sering diadakan. Sebutlah Edison Award for Jazz Vocals atau Bird Award for Lifetime Achievement untuk dedikasinya terhadap jazz di Belanda yang diadakan dalam kegiatan Festival Jazz bergengsi North Sea Jazz tahun 1991.

Dalam sebuah kesempatan pada New Orleans Jazz Festival tahun 1965, bersama dengan trio Jacobs ia tampil diiringi beberapa ‘sideman’ legendaris seperti Zoot Sims, Milt Hilton, dan Clark Terry. Meski penampilannya sempat direkam, namun Philips Records tidak pernah merilisnya.

Salah satu karya terbaiknya bersama arranger/conductor Rogier van Otterloo, adalah seri ‘composer songbooks’ dimana ia memainkan karya-karya George Gershwin, Michel Legrand, Burt Bacharach, hingga Antonio Carlos Jobim. Karirnya yang sedemikian panjang dalam dunia panggung (musik) – lebih kurang 50 tahun – menyebabkan ia sangat dikenal dalam percaturan jazz internasional. Dalam album yang terakhir direkamnya berjudul ‘the Lady strikes again’ Rita Reijs tampil bersama tokoh legendaris Dizzy Gillespie, Stan Getz, Art Blakey dan Duke Ellington.

Diusianya yang sudah tidak muda lagi, Ia masih kerap tampil meski lebih selektif. Dibawah arahan pianis, konduktor sekaligus penggubah Lex Jasper ia merilis CD Once Upon a Summertime yang dirilis tahun 1999 lewat label Koch Jazz, dengan penampilan dari tahun 80-an dan 90-an bersama Dutch Metropole Jazz Orchestra. (WJ)

Link terkait :
Rita Reys website
Konser Rita Reijs di Indonesia
Profil Rita Reijs
Resensi Album Rita Reijs

Agus Setiawan Basuni

Pernah meliput Montreux Jazz Festival, North Sea Jazz Festival, Vancouver Jazz Festival, Chicago Blues Festival, Mosaic Music Festival Singapura, Hua Hin Jazz Festival Thailand, dan banyak festival lain diberbagai belahan dunia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker