Profile

Mal Waldron

Mal Waldron lahir di New York dari imigran India Barat. Ayahnya adalah seorang insinyur mesin yang bekerja di Long Island Rail Road. Keluarganya pindah ke Jamaika, Queen, ketika Waldron berusia 4 tahun. Orang tuanya mengecilkan minat awalnya pada jazz, tetapi dia mampu mempertahankannya dengan mendengarkan swing di radio.
Waldron belajar piano klasik dari usia 7 tahun sampai diusianya 16 tahun. Ia kemudian menjadi terinspirasi untuk bermain jazz pada tenor saksofon ketika ia mendengar Coleman Hawkins direkaman, “Body and Soul” di tahun 1939, tetapi karena tidak mampu membeli saksofon tenor, terpaksa dia memainkan alto. Dia bermain alto untuk band-band lokal yang tampil untuk tarian, bar, dan pesta pernikahan Spanyol, ia juga sering mengambil alih peran pianis ketika musisi lain mengambil solo mereka.
Pada tahun 1943, setelah sekolah menengah dan telah mendaftar di perguruan tinggi, Waldron masuk tentara yang berbasis di West Point, di New York. Ini memungkinkan dia untuk mendengarkan musik jazz hebat di klub-klub di 52nd Street dan di tempat lain di kota.
Setelah dua tahun menjadi tentara, ia kembali sebagai mahasiswa di Queen College New York, di mana dia belajar di bawah bimbingan komposer Karol Rathaus dan membuat keputusan akhir untuk beralih dari saksofon ke piano. Keputusan ini dipengaruhi sebagian dengan mendengarkan permainan kecepatan virtuoso Charlie Parker pada saksofon, dan dia tidak merasa memiliki kepribadian ekstrovert yang menurut Waldron diperlukan untuk instrumen itu.
Setelah memperoleh gelar BA dalam musik pada tahun 1949, Waldron bekerja untuk waktu yang singkat di band-band R&B, termasuk dengan Big Nick Nicholas.
Waldron kemudian bekerja dengan Ike Quebec di New York pada tahun 1950 dan membuat debut rekamannya dengan pemain saksofon itu pada tahun 1952. Mereka bermain di Cafè Society Downtown pada hari senin selama enam atau tujuh bulan, yang membantu Waldron mendapatkan eksposur dan lebih banyak pekerjaan.
Waldron sering bekerja dengan Charles Mingus dari tahun 1954 hingga 1956. Dia ikut bermain pada beberapa rekaman Mingus termasuk, “Pithecanthropus Eractus” yang merupakan perkembangan kunci dalam gerakan menuju improvisasi kolektif yang lebih bebas dalam jazz.

Pada tahun 1955, Waldron bekerja dengan: Lucky Millinder dan Lucky Thompson. Ia membentuk bandnya sendiri pada tahun 1956, yang terdiri dari: Idrees Sulieman (trompet), Gigi Gryce (alto saksofon), Julian Euell (bass), dan Arthur Edgshill (drums). Band ini merilis album perdana di mana Waldron sebagai pimpinan, “Mal-1”, pada November tahun itu.

Waldron menjadi pengiring tetap penyanyi Billie Holiday dari April 1957 hingga kematiannya pada Juli 1959, termasuk untuk siaran televisi all star “The Sound of Jazz”.
Dia bermain di berbagai sesi untuk Prestige Records dari 1956 hingga 1958, karena ia adalah pianis rumah dengan lebel, posisi yang Waldron peroleh setelah diperkenalkan ke Prestige oleh Jackie McLean. Ia muncul di beberapa rekaman yang dipimpin McLean, dan dipuji oleh kritikus John S. Wilson sebagai pianis yang secara konsisten menarik dan inventif, yang tampaknya dapat menciptakan ide-ide segar dan provokatif.
Pemimpin lain yang bekerja di bawah Prestige Records adalah: Gene Ammons, Kenny Burrel, John Coltrane, dan Phil Woods.
Waldron sering menggunakan aransemen dan komposisi sendiri untuk sesi di Prestige, di mana karyanya yang paling terkenal, “Soul Eyes” ditulis untuk Coltrane, menjadi standar jazz yang direkam secara luas setelah penampilan awalnya di album, “Interplay for 2 Trumpets and 2 Tenor”. Waldron memperkirakan bahwa ia menggubah lebih dari 400 buah lagu selama waktunya dengan Prestige.
Setelah Billie Holiday meninggal, ia bermain dengan vokalis Abbey Lincoln dan suaminya, juga dengan drummer Max Roach.
Pada tahun 1961, Waldron bermain dengan: Eric Dorphy dan kuintet Booker Little, kombinasi yang sebenarnya sangat menjanjikan, namun berakhir ketika Little meninggal dunia tahun itu, dalam usia 23 tahun.
Selain menulis untuk bandnya sendiri dan yang dipimpin orang lain, Waldron menulis dan mengaransemen rekaman awal bermain bersama yang diterbitkan oleh Music Minus One. Beberapa dari rekaman yang dimainkan Waldron ini dirilis atas namanya.
Dia juga menulis musik balet modern pada 1950-an dan mulai menulis untuk film pada dekade berikutnya. Tulisannya untuk film “The Cool World” (1964) dijelaskan dalam The Oxford Companion to Jazz sebagai salah satu upaya pertama untuk menekankan improvisasi daripada komposisi dalam musik film berbasis jazz.

Sejak pertengahan 1960-an, Mal Waldron menghabiskan banyak waktu di Eropa: Paris, Roma, Bologna, dan Cologne, sebelum pindah secara permanen ke Munich pada tahun 1967. Waldron awalnya pindah ke Prancis ketika sutradara film “Marcel Carnè” bertanya kepadanya apakah dia ingin membuat musik untuk film “Three Rooms in Manhattan” film hitam putih tahun 1965 yang difilmkan di New York City dan Paris.

Pengalaman Waldron tahun 1958 berkeliling Eropa dengan Billie Holiday membuat keputusan itu menjadi mudah. Alasan yang dikemukakannya untuk menetap di Eropa adalah rasa jijiknya terhadap persaingan sengit dan kejam, hanya untuk mendapatkan pekerjaan, dan fakta bahwa musisi kulit hitam dibayar lebih rendah daripada musisi kulit putih di AS.
Album 1969 milik Waldron, “Free at Last” adalah rilisan pertama di ECM Records. Dua tahun kemudian, sesi rekamannya lainnya adalah yang pertama untuk lebel lain yang lebih mapan, Enja Records. Sedang album 1971 nya, “The Call” yang menampilkan Waldron yang memainkan piano elektrik.
Pada tahun 1970-an, ia berkolaborasi dengan band yang bergenre krautrock musik kosmik Jerman yang bernama Embryo di album: “Steig Aus!” dan “Rocksession”. Ia juga menulis musik untuk film Prancis 1972 “George Who?”.
Waldron menjadi populer di Jepang, pertama kali bermain disana pada tahun 1970, setelah diundang oleh Swing Journal menyusul keberhasilan salah rekaman sebelumnya.
Dari tahun 1975 ia melakukan kunjungan ke AS, kebanyakan bermain piano solo dari akhir 1970-an hingga awal 1980-an. Format lain termasuk kuartet dengan: Joe Henderson, Herbie Laws, dan Freddie Waits juga dengan kuartet lain dengan: Charlie Rouse, Calvin Hill, dan Horace Arnold.
Waldron tampil dan merekam secara ekstensif di seluruh Eropa dan Jepang. Selama tahun 80 dan 90-an, dia bekerja dengan Steve Lacy, terutama dalam duet piano-sopran yang memainkan komposisi mereka sendiri serta Thelonious Monk. Album duet dengan orang lain juga menonjol dalam rekaman Waldron dari awal 1980-an.
Dia pindah dari Munich ke Brussel pada 1990-an. Sejak pertengahan 1990-an, Waldron lebih jarang bepergian ke AS, karena tidak lagi diizinkan merokok di banyak klub jazz di sana. Sekitar periode yang sama, ia merekam beberapa album dengan vokalis Jeanne Lee. Dua dari rekaman terakhirnya adalah duet dengan pemain saksofon yang cenderung seperti dia bermain dalam bentuk melodi dan bebas: David Murray dan Archie Shepp.
Setelah beberapa tahun dalam kondisi kesehatan yang tidak baik, Waldron adalah seorang perokok berat, dia didiagnosis menderita kanker pada tahun 2002. Ia terus melakukan perawatan hingga kematiannya pada 2 Desember tahun itu di sebuah rumah sakit di Brussel.

Ahmad Jailani

Menyukai jazz sejak masih di SMP. Wiraswastawan yang mulai membentuk komunitas Balikpapan Jazz Lovers pada 2008 ini juga kerap menulis artikel jazz di koran-koran lokal di Balikpapan dan sejak 2009 rutin menulis tentang jazz di akun facebook.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also
Close
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker