Profile

Gerald Veasley

Lahir dan dibesarkan di Philadelphia, Pennsylvania, AS, pada 28 Juli 1955, Gerald Veasley adalah seorang bassis yang piawai. Veasley telah memainkan bagiannya dalam musik komersial tetapi jelas memiliki kemampuan yang dibutuhkan untuk pengaturan lebih ke improvisasi.
Veasley mengenal musik R&B kemudian bermain di berbagai band R&B di West Phily saat dia remaja di akhir 1960 dan 1970-an. Sepanjang jalan, dia akhirnya menemukan jazz dan mengapresiasi: Weather Report dan Return to Forever seperti dia mengapresiasi: Earth, Wind & Fire, dan Smokey Robinson.
Permainan Veasley telah dipengaruhi: Jaco Pastorius, Anthony Jackson, dan Stanley Clark pada bass elektrik, dan menyebut: Oscar Pattiford dan Paul Chambers sebagai favoritnya pada bass akustik.
Veasley sangat senang pada tahun 1988, salah satu pendiri Weather Report, Joe Zawinul dengan grupnya Syndicate mempekerjakannya sebagai asisten. Veasley bekerja dengan Joe Zawinul Syndicate hingga tahun 1995.
Dia menanda-tangani kontrak dengan Heads Up International Records di awal tahun 1990-an dan merekam album pertamanya untuk lebel, “Look Ahead” pada tahun 1992. Kemudian Veasley mengeluarkan album; “Sign” pada 1994 dan “Soul Control” di tahun 1997.
Veasley melanjutkannya dengan mengeluarkan album, “Love Letters” yang lembut dan halus di tahun 1999, kemudian kembali merilis album, “On the Fast Track” pada tahun 2001 yang lebih menonjolkan musik funk yang energik ke alur awal kariernya. Sedang album, “Mingus Project” dikeluarkan pada tahun 2011.
Dia juga melakukan pekerjaan ekstensif sebagai musisi studio. Rilisan tahun 2008, “Your Move” mencapai peringkat ke-12 di chart Billboard Top Contemporary Jazz Albums. Veasley juga bekerja sebagai DJ smooth jazz di radio WJJZ di Philadelphia.
Selain itu Gerald Veasley juga bermain sebagai sideman untuk sederet musisi seperti: John Black Jr, George Jinda, Odean Pope, Grover Washington Jr, Special EFX, Jamaaladeen Tacuma, Joe Zawinul Syndicate, Chuck Anderson, Philip Bailey, Jimmy Bruno, BB King, Chuck Loeb, Bobby Lyle, sampai Teddy Pendergrass.

Ahmad Jailani

Menyukai jazz sejak masih di SMP. Wiraswastawan yang mulai membentuk komunitas Balikpapan Jazz Lovers pada 2008 ini juga kerap menulis artikel jazz di koran-koran lokal di Balikpapan dan sejak 2009 rutin menulis tentang jazz di akun facebook.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also
Close
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker