Profile

Saksofonis Camille Thurman

Camille Thurman musisi jazz pemain saksofon sekaligus komposer ini adalah anggota jazz di Lincoln Center Orchestra. Dua album pertamanya, yang dirilis oleh Chesky Records pada 2017 dan 2018 berhasil mencapai diposisi terhormat pada Bilboard Jazz Albums Chart.
Thurman telah tampil di Kennedy Center, dan menjadi runner up untuk Kompetisi Vokal Internasional Sarah Vaughn 2013.
Thurman lahir 22 Desember 1986, di Queen, New York, AS, dan mempelajari musik pada usia muda, saat ia dibesarkan di St. Albans di Queen, New York, berlatih vokal, piano, dan flute sebelum bersekolah di Fiorello H LaGuarfia Arts High School.
Thurman pertama kali mengambil pelajaran saksofon tenor, instrumen yang paling dikenal untuk dimainkannya, pada usia 15 tahun.
Dia kemudian mendapatkan gelar sarjana dalam ilmu geologi dan lingkungan dari Universitas Birmingham.
Thurman pindah kembali ke New York City setelah lulus, dia bermain dengan beragam musisi jazz terutama pemain saksofon Tia Fuller dan vokalis/bassis Mimi Jones yang membantunya di tahun-tahun awal.
Dia meraih tempat sebagai finalis di Kompetisi Vokal Internasional Sarah Vaughn 2013, mengumpulkan banyak perhatian dan mengarah ke kontrak rekaman pertamanya. Kemudian pada tahun yang sama, Thurman merilis album pertamanya, “Spirit Child” pada lebel Mimi Jones, Hot Tune Music. Dia menindaklanjuti dengan mengeluarkan albun keduanya, “Origins” di tahun 2014 juga diperusahaan rekaman yang sama.
Selama Desember 2014 hingga Januari 2015 Thurman tampil bersama Charence Wade, Cyrille Aimèe, Allan Harris dan band yang beranggotakan delapan orang termasuk bassis Mimi Jones di acara teater jazz Alex Webb “Cafe Society Swing” di 59E59 Theatres New York, yang menerima Pilihan Kritikus dari The New York Times.
Dia kemudian masuk ke Chesky Records, dan merilis album ketiganya, “Inside the Moment” pada 19 Mei 2017, yang menerobos di posisi ke-25 pada Billboard Jazz Albums Chart.
Thurman melempar album keempatnya, “Waiting for the Sunrise” melalui Chesky Records pada 24 Agustus 2018, kali ini berhasil menempati peringkat ke-2 di Billboard Tradisional Jazz Albums Chart.

Ahmad Jailani

Menyukai jazz sejak masih di SMP. Wiraswastawan yang mulai membentuk komunitas Balikpapan Jazz Lovers pada 2008 ini juga kerap menulis artikel jazz di koran-koran lokal di Balikpapan dan sejak 2009 rutin menulis tentang jazz di akun facebook.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
WhatsApp Perlu bantuan?

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker