Profile

Gitaris Chuck Rainey

Instrumentalis lain lebih banyak diasosiasikan dengan soul, pop, funk, dan R&B, namun sangat dihormati oleh musisi jazz, Chuck Rainey telah menjadi bintang bassis elektrik sejak tahun 60-an.

Sementara Jaco Pastorius dan Stanley Clarke menampilkan permainan yang mencolok, melengking dan mendekati bass listrik seolah-olah mereka sedang berimprovisasi pada gitar, keahlian Rainey adalah denyut nadi yang berat, mantap, dan dukungan yang kuat, cocok dengan bagian ritme dan mengunci alur.

Rainey belajar biola, piano, dan trompet di masa mudanya, kemudian pindah dari Youngtown, Cleveland, pada usia 21 tahun.

Dia bermain gitar listrik dan bass di berbagai band R&B, kemudian bergabung dengan King Curtis di New York selama tahun 1964.

Dia telah melakukan ratusan sesi rekaman sejak saat itu, tetapi juga telah melakukan cukup banyak rekaman jazz. Dia bermain dengan: Jerome Richardson, Grady Tate, Mose Allison, Gato Barbieri, dan Gene Ammond di akhir 60 dan awal 70-an, serta dengan Eddie “Cleanhead” Vinson di Montreux Jazz Festival 1971. Rainey melakukan tur dan bermain pada tahun yang sama denga Aretha Franklin.

Dia pindah ke Los Angeles pada tahun 1972, dan bekerja di sana dengan: The Crusaders dan Hampton Hawes. Rainey juga direkam dengan: Donald Byrd, Sonny Rollins, dan John Handy pada pertengahan 70-an.

Ia juga rekaman bersama Hiroshi Fukumura di Jepang pada tahun 1978, dan membuat rekaman langka sebagai pimpinan untuk grupnya Cobblestone di tahun 1971, juga untuk Hammer n’ Nails di tahun 1981.

Charles Walter Rainey III adalah nama panjang Chuck Rainey yang lahir di Cleveland, Ohio, AS, pada 17 Juni 1940.
Pada 5 November 2011, Rainey mengalami stroke.

Dalam sebuah wawancara dengan Chris Jisi pada April 2020, Rainey mengungkapkan bahwa ia telah pensiunan sebagai pemain bass dan mengalihkan fokusnya untuk menulis biografinya dan mengembangkan perusahaan pendidikan musik yang bernama Rhythm Intensive.

Sepanjang kariernya ia telah mengeluarkan 9 album rekaman sebagai pimpinan band diantaranya: “The Chuck Rainey Coalition” (1972) hingga “Interpretations of a Groove” (2013).

Itu belum termasuk dia mendukung beberapa musisi sebagai sideman atau musisi tamu seperti di album: “Louis Armstrong and His Friends” (1970) Louis Armatrong, “Goodies” (1968) nya George Benson, dan album-album bersama: Quincy Jones, Yusef Lateef, Steely Dan, Sadao Watanabe dan lainnya.

Ahmad Jailani

Menyukai jazz sejak masih di SMP. Wiraswastawan yang mulai membentuk komunitas Balikpapan Jazz Lovers pada 2008 ini juga kerap menulis artikel jazz di koran-koran lokal di Balikpapan dan sejak 2009 rutin menulis tentang jazz di akun facebook.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also
Close
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker