Profile

Violinis crossover Damien Escobar

Damien Escobar dikenal sebagai Dame Esco adalah pemain biola. Dia sebelumnya berada di duo Nuttin’ But Stringz dengan saudaranya Tourie, tetapi dia telah menjadi artis solo sejak 2012.
Gaya musik “crossover biolanya” nya menggabungkan campuran jazz, klasik, pop, R&B, dan hip hop.
Damien Escobar lahir di Jamaika, Queens, New York City, AS, pada 1986. Dia tinggal bersama ibu tunggal dan kakak laki-lakinya Tourie.
Dia bermain biola pada usia delapan tahun. Pada usia sepuluh tahun, Escobar menjadi siswa termuda yang diterima di Juliard School of Music. Ia lulus dari Julliard pada usia 13 tahun. Ia juga belajar di Bloomingdale School of Music.
Sebagai seorang anak Escobar dan Tourie bekerja sebagai musisi jalanan, bermain di Grand Central Station dan kereta bawah tanah New York City.
Pada tahun 2003, mereka mulai bermain secara profesional dengan nama Nuttin’ But Stringz.
Pada tahun 2005 kelompok ini memenangkan kontes bakat di Teater Apollo. Di tahun berikutnya, Escobar muncul dalam film “Step Up” dan grupnya mengambil tempat ketiga di musim 2008, America’s Got Talent.
Mereka tampil pada pelantikan pertama Barack Obama pada tahun 2009, dan juga memenangkan dua Emmy Award.
Pada tahun 2012, Nuttin’ But Stringz berpisah. Escobar kembali ke sekolah untuk mendapatkan lisensi real estatnya.
Setelah karier singkat sebagai broker real estat, Escobar kembali ke musik sebagai aksi solo.
Penampilan solo pertamanya adalah di acara TV Prancis “Taratata”.
Dia juga bermain di Indi Car 2012 Champion Awards Banquet, Ball Inaugural Hip Hop Russel Simon dan acara Food & Wine 2013 di New York City.
Di tahun 2013, Escobar melakukan tur, “I Am Me” untuk mempromosikan comeback-nya. Ia merilis album solo pertamanya, “Sensual Molodies” pada tahun 2014.
Di tahun yang sama ia menulis buku anak-anak otobiografi berjudul “The Sound of Strings”. Kemudian tampil di tur akhir pekan “The Life You Want” Oprah Winfrey.
Ia merilis single pertamanya, “Freedom” pada September 2015.
Di tahun 2007, Escobar mendirikan yayasan Violins Againts Violence. Dia juga bekerja dengan VH1 Save the Music Foundation, UNICEF dan Kennedy’s Cause, sebuah badan amal yang memberi manfaat bagi anak-anak yang terkena penyakit malformasi limfatik (sebuah higromatik kistik adalah pertumbuhan abnormal yang biasanya muncul pada leher atau kepala bayi). Dia adalah juga anggota Dewan Direksi untuk YMCA Jamaika.

Ahmad Jailani

Menyukai jazz sejak masih di SMP. Wiraswastawan yang mulai membentuk komunitas Balikpapan Jazz Lovers pada 2008 ini juga kerap menulis artikel jazz di koran-koran lokal di Balikpapan dan sejak 2009 rutin menulis tentang jazz di akun facebook.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also
Close
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker