Profile

Jackiem Joyner

Jackiem Joyner pemain saksofon dan flute smooth jazz kelahiran 9 Februari 1980, di Norfolk, Virginia, AS, dengan nama lengkap Jackiem Charvez Joyner.
Musisi yang pernah dinobatkan sebagai Debut Artists of the Year oleh Smooth Jazz News di tahun 2008, dan masuk nominasi pada 2009 untuk Lagu Tahun Ini, oleh American Smooth Jazz Awards, juga mendapatkan Key to the City dan Jackiem Joyner Day di tahun 2010, oleh Walikota Stephanie Minor dari Syracuse, New York.
Anak dari Dianne Joyner Terry dan Jackie Smith seorang pemain bass lokal yang dikenal sebagai The Raven. Dibesarkan oleh ibunya di rumah sebagai orang tua tunggal.
Keluarganya pindah ke Norflok, Virginia, ke Syracuse, New York, ketika Joyner masih remaja. Dia mulai bermain saksofon saat bersekolah di Fowler High School di bawah kepimpinan guru musik dan mentor Lou Adams.
Dia ikut berkompetisi dalam program prestasi remaja NAACP “ACT-SO” (diarahkan Afrika Amerika menunjukkan akademis, artistik dan ilmiah kecakapan dan keahlian) yang mewakili kota Syracuse dan memenangkan kompetisi negara tiga tahun berturut-turut dalam tiga kategori yang berbeda.
Dia pindah Virginia, di mana Uskup Michael Petterson dari World Harvest Outreach Ministries di Newport News mengangkatnya sebagai direktur musik.
Ketika Joyner berusia 21 tahun, ia memainkan saksofon untuk keyboardis Marcus Johnson dari tahun 2001 hingga 2004.
Ia memainkan lagu kebangsaan di sebuah pertandingan bola basket profesional di Washington DC.
Di Festival Jazz Bermuda, penyanyi Angela Bofill mengundangnya dalam tur dengan: Jean Carne dan Ronnie Laws. Dan telah menjadi artis pembuka untuk: India Arie, George Duke, Najee, dan Phil Perry dan telah melakukan tur dengan Keiko Matsui.
Joyner secara mandiri merilis album debutnya, “This Time Around” (2005), kemudian menanda-tangani kontrak dengan Artizen Music Group, dan merilis album keduanya, “Babysoul” (2007). Single, “Stay with Me Tonight” menampilkan gitaris Peter White mampu mencapai peringkat ke-17 di Billboard Jazz Contemporer.

Ahmad Jailani

Menyukai jazz sejak masih di SMP. Wiraswastawan yang mulai membentuk komunitas Balikpapan Jazz Lovers pada 2008 ini juga kerap menulis artikel jazz di koran-koran lokal di Balikpapan dan sejak 2009 rutin menulis tentang jazz di akun facebook.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also
Close
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker