Art Blakey aka Abdullah Ibn Buhaina, drummer bebop dengan gaya musik agresif

Arthur Blakey, lahir pada 11 Oktober 1919 di Pittsburgh, Pennsylvania, adalah seorang drummer dan pemimpin band jazz Amerika yang dikenal dengan nama muslimnya, Abdullah Ibn Buhaina sebab ia bersyahadat pada akhir tahun 1940-an.

Blakey memperoleh ketenaran melalui kolaborasinya dengan band besar seperti Fletcher Henderson dan Billy Eckstine sebelum bergabung dengan bintang-bintang bebop seperti Thelonious Monk, Charlie Parker, dan Dizzy Gillespie pada tahun 1940-an.

Pada pertengahan 1950-an, Blakey bersama Horace Silver mendirikan Jazz Messengers, yang kemudian menjadi panggung bagi banyak talenta muda. Awalnya kolektif, Jazz Messengers dengan cepat dikenal sebagai tempat bagi musisi muda untuk berkembang, dengan anggota seperti Freddie Hubbard, Wayne Shorter, dan Chick Corea.

Art Blakey, bersama Kenny Clarke dan Max Roach, diakui sebagai salah satu drummer bebop paling berpengaruh, mengadopsi gaya musik agresif dengan sentuhan swing Chick Webb, Sid Catlett, dan Ray Bauduc.

Selama karirnya, Blakey merekam sejumlah besar album dengan berbagai formasi Jazz Messengers yang selalu berubah, memberikan semangat kepada generasi baru musisi. Meskipun popularitas Jazz Messengers mengalami penurunan setelah era fusion pada tahun 1970-an, Blakey terus mengembangkan grup dengan menarik musisi baru seperti Terence Blanchard dan Kenny Garrett.

Di luar musik, Blakey dikenal sebagai seorang pendongeng yang punya minat yang besar selain musik, makanan dan kuliner.

Baca:
Nama-nama muslim di dunia jazz

Perjalanan Blakey ke Afrika Barat pada tahun 1948 memainkan peran penting dalam pengembangan identitasnya, di mana ia mempelajari budaya dan agama Islam.

Kematian Blakey pada 16 Oktober 1990 karena kanker paru-paru meninggalkan warisan abadi dalam dunia jazz. Pemakamannya dihadiri oleh banyak mantan anggota Jazz Messengers dan penghormatan diberikan oleh sejumlah musisi jazz terkenal seperti Dizzy Gillespie dan Max Roach.

Exit mobile version