Profile

Faraj Suleiman, pianis Palestina yang dipengaruhi oleh melodi dan ritme Arab

Faraj Suleiman adalah seorang komposer dan pianis Palestina. Musiknya sangat dipengaruhi oleh melodi dan ritme Arab/Timur.  Ia sering memasukkan skala dan modulasi tersebut dalam komposisinya.

Selain terinspirasi oleh budaya Arabnya, Faraj Suleiman juga dipengaruhi oleh tradisi Jazz. Sebagai musisi/pianis Arab yang dilatih dalam musik klasik, dia terus mencari bentuk ekspresi baru yang dapat menarik perhatian pendengarnya baik dari “Timur” maupun “Barat”.

Hingga saat ini, Faraj Suleiman telah mengkomposisi beberapa album yang menempatkan piano “Timur” sebagai pusat komposisi, mulai dari komposisi piano solo hingga kuartet, kuintet, aransemen untuk paduan suara, dan orkestra penuh.

Dia telah merilis sejumlah album dan proyek musikal seperti: “Login”, “Three Steps”, “Mud”, “Opening of the Palestinian Museum”, “Al-Bashiq”, “Love in the Cloud”, “Once Upon a City”, “Love Without a Story”, “Toy Box” dan album lagu pertamanya “Second Verse”, rekaman “London Jazz Festival 2019”, “Better than Berlin” (album lagu), “Faheem” – album lagu untuk anak-anak, dan baru-baru ini “Upright Biano” (album lagu).

Dia juga menggubah musik untuk teater dan film, seperti film pemenang berbagai penghargaan karya Ameen Nayfeh “200 meters”, dan “Alam” oleh Feras Khoury.

Album terakhirnya As muc as it takes, yang mana salah satu lagunya masuk dalam WartaJazz Rekomendasi #11 memuat karya dimana trumpeter Erik Truffaz ikut berpartisipasi.

Lebih lanjut:

  • https://www.instagram.com/faraj_suleiman/
  • https://www.facebook.com/Faraj.Suleiman.music/
  • https://www.farajsuleiman.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker