Profile

Martina DaSilva: Dari ruang tamu menjadi Panggung Jazz yang mendunia

Vokalis jazz New York City, Martina DaSilva, membuktikan bahwa kreativitas sejati tidak mengenal batas ruang dan anggaran. Di tengah pandemi ketika sebagian besar musisi terpaksa berhenti berkarya, DaSilva justru mentransformasi ruang tamunya menjadi studio rekaman yang melahirkan empat album dalam waktu setahun.

Lahir dan besar di New York City, DaSilva menempuh pendidikan vokal klasik dan jazz di Fiorello H. LaGuardia High School, sebelum melanjutkan studi di McGill University dan New School for Jazz and Contemporary Music. Sebagai Brasil-Amerika yang fasih berbahasa Portugis, ia dikenal sebagai salah satu interpreter bossa nova paling passionate di scene jazz New York.

Track record internasionalnya mencakup penampilan di Kennedy Center, Bern International Jazz Festival, Blue Note Jazz Festival, hingga Jazz At Lincoln Center’s Generations in Jazz Festival. Kolaborasinya dengan Scott Bradlee di Postmodern Jukebox untuk aransemen ulang “Beautiful” karya Christina Aguilera membawanya dalam tur global bersama PMJ pada 2019.

Proyek LIVING ROOM series yang diinisiasi DaSilva selama pandemi bukan sekadar live streaming biasa. Ia mengambil alih seluruh aspek produksi: komposer, arranger, director, designer, hingga editor. Menghadirkan musisi jazz lokal New York City ke ruang tamunya, ia menciptakan ruang pertunjukan yang intim dengan filosofi menghilangkan jarak antara penonton dan musisi.

Hasilnya, dalam rentang sedikit lebih dari setahun, ia merilis empat album: LIVING ROOM 1, 2, 3, dan Martina & Casey, semua dengan ciri khas visual yang kuat dari seting ruang tamu pribadinya.

Kolaborasi Martina DaSilva dengan Dan Chmielinski menghasilkan beberapa karya penting. The New York Times memuji duo ChimyTina sebagai “dua musisi 20-an dengan kemampuan teknis yang fleksibel, koneksi kreatif yang kuat, dan pandangan luas terhadap repertoar musik.” Album Constellations (2022) dan Milky Way yang menampilkan dua komposisi original DaSilva mendapat pujian dari kritikus, dengan Bass Magazine menyebut karyanya “menghadirkan tema yang ethereal dan mendemonstrasikan ketajaman luar biasa dalam komposisi.”

Bulan September 2025, DaSilva merilis proyek terbarunya, The 1905. Untuk pertama kalinya, ia keluar dari ruang tamunya dan merekam di The 1905, sebuah jazz club milik Aaron Barnes di Portland, Oregon. Album ini merupakan installment keempat dari LIVING ROOM series, menampilkan kompilasi aransemen original atas klasik-klasik American songbook.

Will Friedwald dari The New York Sun mengatakan, “Suara Martina sepertinya bekerja dalam konteks apapun, dengan partner manapun, pada lagu apapun.”

DaSilva terus membuktikan bahwa musisi jazz kontemporer dapat menghormati tradisi sambil mendorong batas-batas inovasi. Kemampuannya memadukan klasik dengan modern, repertoar timeless dengan komposisi original yang elegan, menjadikannya salah satu vokalis jazz paling menarik di generasinya.

Lebih lanjut:

Agus Setiawan Basuni

Pernah meliput Montreux Jazz Festival, North Sea Jazz Festival, Vancouver Jazz Festival, Chicago Blues Festival, Mosaic Music Festival Singapura, Hua Hin Jazz Festival Thailand, dan banyak festival lain diberbagai belahan dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker