Review

NEW BLOOD – HEAVY WEATHER

Kelompok New Blood yang dibentuk oleh musisi muda dari Australia Adam Simmons ini mendedikasikan pada corak musik post bop dan free jazz dibawah label FATRain milik Adam Simmons yang tampaknya juga lebih banyak merekam musik-musik free jazz. Dan mungkin ini suatu hal yang baru terutama bagi saya pribadi, karena selama ini kita jarang mendengar perkembangan jazz di benua tetangga kita Australia dan ternyata musik free jazz juga berkembang disana. Lebih mengejutkan lagi setelah mendengarkan album ini ternyata secara musikal mereka sangat bagus dan mengagumkan, terlebih lagi musisi-musisi yang terlibat dalam album ini adalah musisi-musisi yang relatif masih muda walaupun kecenderungan pengaruh musik free jazz Amerika terutama tampaknya pengaruh dari musisi-musisi free jazz Chicago yang tergabung dalam AACM sangat kuat.

Para pemain juga masing-masing memainkan lebih dari satu instrumen dan sepertinya masing-masing memainkan perkusi juga (mengingatkan pada Art Ensemble of Chicago), dan improvisasi kolektif sepertinya menjadi landasan utama dari grup ini. Para pemain masing-masing saling melakukan improvisasi sebagai reaksi dari improvisasi pemain yang lain tapi tanpa meninggalkan tema utama dari lagu yang dimainkan. Dari beberapa lagu yang dimainkan ada beberapa lagu yangh cukup menarik, seperti String lagu ini lebih mirip bersuasana meditatif atau contemplative dengan nada-nada yang cenderung monoton dan minimalis, dan tampaknya permainan perkusi lebih ditonjolkan. Lagu dengan irama ballad terdengar pada lagu Sleaze dan Poles Apart. Improvisasi dan dialog dari duet saxophone Adam dan Ben terexplorasi dalam lagu Dedication : Delta Dave dan permainan drums dan perkusi yang cukup bagus dari Will mengiringi dialog tersebut. Mungkin yang menarik bagi kita dalam album ini adalah lagu yang memakai judul berbahasa Indonesia yaitu Tidak Apa Apa, lagu ciptaan Adam Simmons ini bertempo pelan dengan permainan sopran dan tenor saxophone dengan latar belakang suara perkusi dan drums, memang sebuah komposisi yang cukup bagus. Sedangkan lagu lainnya memang sperti telah disampaikan tadi lebih banyak merupakan dialog improvisasi dari ketiga pemainnya.

Dari album ini kita bisa mendapatkan referensi dari pemain jazz Australia yang mepunyai gaya free jazz dan memang permainan dari Adam Simmons, Will Guthrie dan Ben Carr ini cukup brilian dan mengagumkan sebagai pemain yang masih muda , mereka sangat menguasai instrument yang mereka mainkan dan bisa menghasilkan efek-efek suara yang bermacam-macam, dan kita harapkan mereka akan terus berkembang dengan permainannya dalam masa yang akan datang dan bisa lebih menemukan ciri musikalnya mungkin dengan memasukkan unsur-unsur musik tradisional Australia seperti musik Aborigin, karena dalam album kali ini tampaknya pengaruh free jazz AACM sangat begitu menonjol. Dan semoga mereka bisa menjadi musisi jazz Australia yang penting untuk masa mendatang. (Ajie/WJ)

NEW BLOOD “HEAVY WEATHER” (FATRain Music 002)

Komposisi :
1. Hallucinations 2:30
2. Release 5:54
3. Sleaze 7:11
4. Fast One 1:04
5. String 10:45
6. Heavy Water 2:42
7. The Two Are As One 2:21
8. Poles Apart 4:37
9. Tidak Apa apa 2:23
10. Dedication : Delta Dave 7:17
11. Cheap : Bad and Ugly 3:56
12. Low Pigs 2:49

Musisi :
Ben Carr : Tenor / soprano saxophone, rainstick, bells
Will Guthrie : Drums, perkusi
Adam Simmons : Baritone / tenor / soprano saxophone, bells

Ajie Wartono

Memimpin divisi Projects & Event Management. Pernah mengikuti Dutch Jazz Meeting di Amsterdam, Belanda. Selama dua tahun dipercaya menjadi Ketua Festival Kesenian Yogyakarta (2007, 2008) selain sebagai Program Director, Bali Jazz Festival dan Ngayogjazz

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also
Close
Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker