Review

DAVID BINNEY – FREE TO DREAM

DAVID BINNEY – FREE TO DREAM
(Mythology MR 10983)


Komposisi :

1. Goddes 9:04
2. Jalama 7:31
3. Oddman 3:44
4. One Year Ago 2:41
5. Girl On The Southern Sky 5:42
6. Voice Of Reason 7:50
7. The Mondello Line 7:34
8. Where The Rain Shine 6:40
9. Free To Dream 5:37
10. I Lie Waiting. 2:06
11. Sea Of Allurement 9:09

Musisi :
David Binney : alto sax
Donny McCaslin : tenor sax
Edward Simon : piano
Adam Rogers : gitar klasik
Scott Colley : bass
Jeff Hirshfield : drum
Kenny Wollesen : perkusi
Daniel Sadownick : perkusi
Alex Sipiagin : flagelhorn, trumpet
Clark Gayton : trombone
Jamie Baum : flute, alto flute
Doug Yates : bass klarinet

Tidak dapat banyak yang dapat diutarakan dalam proyek pemain alto saxophone muda ini selain dia menjadi seorang komposer muda yang berbakat. Dalam kesempatan ini dia dibantu oleh 11 musisi lainnya. Sebagian dari para musisi pendukung tersebut memang musisi-musisi yang sekarang ini sedang sibuk-sibuknya. Sebut saja seperti Donny McCaslin, Kenny Wollesen, Jeff Hirshfield dan Scott Colley. Semua komposisi yang ditulis oleh David Binney ini dikemasnya dan dimainkannya oleh sebuah kesatuan yang berfungsi kurang harmonis meskipun cukup cantik untuk diapresiasi bersama. Seolah-olah David Binney hanya mengibarkan benderanya setengah tiang saja. Karena kalau dilihat potensi musikal masing-masing personil sudah dapat dipertimbangkan menjadi musisi-musisi jazz yang tangguh sekarang ini.

Sebagian peran para pemain alat tiup yang lainnya (flute, trumpet, trombone, bass klarinet) terkesan hanya sebagai orkestrasi latar belakang saja. Sedangkan yang lebih menunjukan peran di sini adalah pemain intinya (alto & tenor sax, bass, piano, drum dan perkusi). Dengan menganalogikan band ini dibagi menjadi 2 fragmen yang sedang mengadakan pendekatan yang halus dan lembut namun masih terasa timpang. Setelah diperdengarkan sampai semua komposisinya selesai, terlihat peran orkestrasi latar belakangnya mubadzir saja. Justru yang lebih menarik untuk disimak adalah komposisi ‘Sea Of Allurement’ menjadi lebih intens dan emosional.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also
Close
Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker