Review

LUICO HOPPER – “REFLECTIONS”

LUICO HOPPER – “REFLECTIONS”
Luico Music SA8525

Komposisi:
1. Odyssey (ra)
2. Reflections (ra)
3. Lovely Day (ra)
4. For You
5. Leslie (ra)
6. Hidden Treasures
7. Don’t Hold Back (ra)
8. Butterfly
9. Nathalie

Musisi :
Luico Hopper:
Bass/Keyboards/Guitar
Bryan Carrot: Vibes
Reggie Pittman:
Trumpet
Robert Stephens: Keyboards
Mark Adams: Keyboards
Steve Bargonetti: Guitar
Billy “spaceman” Paterson: Guitar
Mark Adams: Alto Sax
Maurice Smith: Flutes
Zane Mark:
Keyboards
Hampir 2 dekade Bassis Luico Hopper melakukan tour dan rekaman bersama sejumlah artis seperti Jonathan Bulter, Gil Evans, Luther Vandross, Gato Barbieri dan lain-lain. “Reflections” merupakan album keduanya setelah Album perdananya “Lesson of Light” – keduanya diproduserinya sendiri – dibawah label Luico Music. Ia sendiri tidak banyak mendapat publikasi dan lebih banyak bekerja sebagai sideman.

Album ini berisikan 9 track dengan berbagai warna dari Smooth Jazz, Acid Jazz hingga hip-hop. Warna-warna melankolis dan easy listening mungkin cocok buat anda yang hobby dengerin Fusion. Di buka dengan “Odyssey” berisikan sebuah atmosfir yang dibangun lewat permainan keyboard mengingatkan pada IllusionsGeorge Duke. Anda juga dapat menikmati petikan effect gitar Billy “Spaceman” Paterson serta trumpetis Reggit Pittman yang menutup lubang trumpetnya sehingga suaranya terdengar berbeda. “Reflections” adalah nomor selanjutnya yang memiliki sentuhan Acid Jazz dengan permainan Brian Carrot(vibes) dan background suara bass yang kental. Jika anda mendengarkan lagu ini, saya yakin pasti anda akan memberikan acungan jempol. Beberapa nomor lain yang menarik untuk disimak adalah “Leslie” yang bernuansa hip hop. Atau “Hidden Treasure” dengan sentuhan elemen jazzy pada permainan akustik piano Mark Adams. “Butterfly” mempersembahkan penampilan Reggie Pitman, Mark Adams dan Luico Hopper dengan format trio.

Semua lagu pada album ini ditulis oleh Luico Hopper sendiri kecuali pada track nomor 3 yang ditulis Bill Withers/Skip Scarborough. Musisi yang sebagian besar hidupnya di Virginia ini ketika kecil selalu memperhatikan ayahnya yang memetik gitar dan menyanyikan lagu didepan rumah. Saat itulah ia terinspirasi dan menyakini bahwa kelak ia akan menjadi musisi. Sayang tidak banyak informasi yang tersedia dari musisi ini. (WJ)

Agus Setiawan Basuni

Pernah meliput Montreux Jazz Festival, North Sea Jazz Festival, Vancouver Jazz Festival, Chicago Blues Festival, Mosaic Music Festival Singapura, Hua Hin Jazz Festival Thailand, dan banyak festival lain diberbagai belahan dunia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker