Review

Loenpia Jazz 2019

Loenpia Jazz merupakan sebuah event tahunan yang diselenggarakan oleh komunitas Jazz Ngisoringin Semarang. Helatan ini merupakan sebuah bentuk syukur untuk memperingati hari ulang tahun dari Jazz Ngisoringin yang tahun ini masuk dalam usia ke delapan tahun.

Acara akan diselenggarakan pada hari Minggu tanggal 28 Juli 2019 bertempat di Taman Indonesia Kaya Semarang, dimana Loenpia Jazz tetap mempertahankan statusnya sebagai event musik yang tidak menjual tiket untuk para penontonnya.

Pemilihan lokasi adalah salah satu khas yang selalu melekat dari event Loenpia Jazz Setiap tahunnya Loenpia Jazz selalu memilih venue yang berbeda dan memiliki kedekatan historis di kota Semarang. Misalnya, pada tahun 2017 mengambil venue di Taman Budaya Raden Saleh, dan setahun sebelumnya bertempat di kawasan olahraga Jatidiri. Untuk tahun ini sendiri kami memilih Taman Indonesia Kaya sebagai salah satu icon taman yang berada di pusat Kota Semarang, yang sebelumnya telah menjadi venue penyelenggaraan Loenpia Jazz yang pertama

Ditahun kedelapan ini, Loenpia Jazz betul-betul ingin kembali mengingatkan bahwa sesungguhnya esensi penyelenggaraan acara ini merupakan wujud syukur perayaan ulang tahun Jazz Ngisoringin disetiap tahunnya. Tahun 2019 ini Komunitas Jazz Ngisoringin menginjak usia 10 tahun dengan perayaan yang sederhana dan kembali ke 0 yaitu ke venue awal Loenpia Jazz 2019.

Konten acara Loenpia Jazz 2019 akan sedikit berbeda karena akan ada seremoni pergantian logo komunitas Jazz Ngisoringin yang telah digunakan selama kurang lebih 10 tahun ini. Menjadi harapan kami supaya logo yang baru menjadi semangat dan harapan kami yang baru untuk Komunitas Jazz Ngisoringin yang lebih baik.

Di tahun 2019 ini, Loenpia Jazz akan dimulai pukul 13.00 hingga pukul 23.00 yang akan menghadirkan sahabat-sahabat musisi Nasional, komunitas maupun musisi Kota Semarang. Musisi-musisi kenamanan seperti Figura Renata, duo Bonita & Adoy dan band pendatang baru dengan gebrakannya Tashoora. Serta disusul oleh berbagai komunitas jazz yang ada di berbagai daerah untuk turut meramaikan gelaran Loenpia Jazz 2019 antara lain Solo Jazz Society, Jazz Magelang, Jazz Mben Senen dan Mbahro Jazz yang merupakan salah satu founder dari Jazz Ngisoringin tahun 2009 lalu.

Jazz Ngisoringin sendiri menampilkan 2 perwakilan mudanya yang sedang digemari di Kota Semarang yaitu Java Five dan GGS atau Ganteng-Ganteng Saxophone. Selain menampilkan genre Jazz yang beragam, seperti biasa Loenpia Jazz menampilkan pula teman-teman komunitas musik kota Semarang antara lain Komunitas Gitar Klasik Semarang dan Indonesian Bass Family chapter Semarang. Berbeda dengan tahun sebelumnya pula, Jazz Ngisoringin ingin ikut menampilkan talent muda berbakat kota Semarang yang baru saja terjun di skena musik Kota Semarang yaitu solois bernama Dendi Nata.

 

Agus Setiawan Basuni

Pernah meliput Montreux Jazz Festival, North Sea Jazz Festival, Vancouver Jazz Festival, Chicago Blues Festival, Mosaic Music Festival Singapura, Hua Hin Jazz Festival Thailand, dan banyak festival lain diberbagai belahan dunia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also
Close
Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker