Review

HARRY TOLEDO & FRIENDS – SOUL EMOTION BASS 2

RPM, 2007

Komposisi:
1. Wish I Could
2. Sinkin’ Soon
3. The Sun Doesn’t Like You
4. Until The End
5. Not My Friend
6. Thinkin’ About You
7. Broken
8. My Dear Country
9. Wake Me Up
10. Be My Somebody
12. Little Room
13. Rosie’s Lullaby
14. Not Too Late

Musisi :
Hari Toledo: bass
Firman: vocal
Faisal: gitar
Idham Noorsaid: Trumpet
Seri kedua dokumentasi musikal solo Harry Toledo telah rilis. Adalah album “Soul Emotion Bass 2 by Harry Toledo n’ Friends” yang diproduksi Royal Prima Musikindo (RPM) menjadi jilid kedua karir bassist diluar kegiatan bermusiknya bersama grup Bali Lounge, Cherooke (yang sekarang telah menjadi Neo-Cherooke), dan Ireng Maulana All Stars. Album ini juga menjadi pembuktian eksistensi Harry tidak hanya sebagai bassist andal yang gemar bermain di wilayah funk dengan bass elektriknya, tapi juga composer, arranger, programer dan seorang talent scout yang membawa bakat-bakat baru masuk ke dalam industri musik Indonesia.

Jika menyimak keseluruhan album ini, Anda dapat memilah dua tema presentasi Harry Toledo (dan tentunya produsernya). Tema pertama adalah komposisi-komposisi yang menampilkan permainan bass Harry Toledo dengan segala kemampuan teknik dan improvisasinya. Masuk ke dalam katagori ini; “Etalase” yang ia buat seakan direkam dari sebuah konser lengkap dengan riuh penonton menyambut Harry dan vokalis alumni Indonesian Idol Firman. Lagu pembuka album ini sarat dengan beat dan solo improvisasi yang dikembangkan Harry. Kemahiran Harry dalam meramu lagu melalui program ditunjukkan di lagu ini. Begitu juga di “Rengat City” dan “Funky Mood” yang di keduanya mengikutsertakan trumpetist Idham Noorsaid (bukan Noersaid seperti yang tertulis di sampul album). Lalu di “Romantic Note” yang bernuansa smoth-jazz dan “Harry Jaming’s” yang lagi-lagi menampilkan kekuatan slap. Di album ini Harry memainkan hampir semua instrumen; akustik gitar, piano elektrik, keyboard, drums program dan electric bass guitar tentunya. Hanya trumpet dan beberapa part elektrik – akustik gitar yang dibawakan oleh musisi lain (Idham dan gitaris Faisal). Dari beberapa komposisi itu, Anda akan menemukan bagaimana sosok Harry Toledo mengulik berbagai teknik slap bass, memasukkan unsur rhythm tradisi jawa dan papua dalam aksi solo, serta kecerdikan dia membuat program atas musik-musiknya itu.

Tema kedua adalah lagu-lagu bervokal yang ditulis Harry untuk berkompromi dengan pasar. Di sini ia banyak melibatkan banyak talent baru. “Aku Tergoda” dinyanyikan oleh Ebbie, “Aku Menunggumu” oleh Gustam Pribadi dan Christanti, “Kini” dimana Harry memberanikan diri berduet dengan artikulasi yang kurang jelas bersama pendatang baru Yuri, serta anaknya sendiri yang ia rekam melantunkan “Baby You’re My Love”. Lagu terakhir ini sepertinya menjadi sangat personal bagi Harry. Satu lagi yang menarik dari kumpulan tema kedua adalah keberhasilan Harry Toledo mengajak vokalis Irma June kembali rekaman. Irma June yang di era 90an telah merilis beberapa album solo dan kerap berkolaborasi dengan grup-grup saat itu – seperti Halmahera dan Modulus – menyumbangkan suaranya di satu lagu. Hasilnya, kematangan teknik bernyanyi Irma June di “Kan Selalu” sepertinya dapat membuat lagu itu lebih berpotensi menjadi single andalan dibanding “Aku Tergoda” dan “Baby You’re my Love”. Apalagi ada isian non-program perkusi oleh Iwan Wiradz yang membuat lagu itu terasa lebih hidup. Coba saja dengarkan.

Apa yang dipresentasikan Harry Toledo pun mendapat respon dari beberapa seniornya di sela acara konfrensi pers launching album itu di Kafe Pissa, Mahakam, 28 Februari lalu. Gitaris Ireng Maulana menyebutkan, “…saya kira (album ini, red) bagus sekali.” Lalu ditambahkan oleh, juga dari seorang gitaris, Mus Mujiono, “… kemauannya keras, permainannya oke…” Lepas dari tanggapan-tanggapan itu,  Harry Toledo telah membuktikan adanya sebuah perbaikan, dimana diakuinya bahwa di album pertama dia lebih pada coba-coba dan digarap terburu-buru. Di album kedua ini juga Harry menunjukkan bahwa ia dapat mengerjakan produksinya full swadaya, dalam arti ia merekam – memixing dan sekaligus memastering lagu-lagu karyanya di studio miliknya sendiri. Good Job Harry!

Related Articles

One Comment

  1. Jogya Jakarta Bogor berpacu dalam VW !!! Nostalgila Bang Hari & Bang Putra !!! Aliran air mata menetes diSenar Bass…
    Hmmm… itulah awal kesuksesan seorg Hari Toledo…
    Selamat Sukses bang Hari !
    Jgn lupa Abangmu ini ya…
    085327696324

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also
Close
Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker