Review

HARRY CONNICK, Jr,. – OH, MY NOLA

HARRY CONNICK, Jr,. – OH, MY NOLA
Columbia Records, 2007

Komposisi:
1. Working In The Coal Mine
2. Won’t You Come Home, Bill Bailey?
3. Something You Got
4. Let Them Talk
5. Jambalaya (On The Bayou)
6. Careless Love
7. All These People
8. Yes, We Can
9. Someday
10. Oh, My Nola
11. Elijah Rock
12. Sheik Of Araby
13. Lazy Bones
14. We Make A Lot Of Love
15. Hello Dolly
16. Do Dat Thing

Musisi :
Harry Connick, Jr., (piano, organ, konduktor, vokal, arranger); Jonathan Batiste (piano); John Allred, Troy Andrews, Craig Klein, Mark Mullins, Joe Barati, Lucien Barbarin (trombone & background vokal); Mark Braud, Leonard Brown, Derrick Gardner, Roger Ingram, Joe Magnarelli (trumpet & background vokal); Charles Goold, James Greene, Mike Karn, Jerry Weldon, David Schumacher (saxophone); Jonathan DuBose, Jr. Bill Huntington (gitar & banjo); Neal Caine (bass); Arthur Latin (drum & perkusi).

Bulan September 2005, sebagian besar negara bagian Louisiana Amerika Serikat porak poranda diterjang badai Katrina. Termasuk kota New Orleans, yang tidak saja menjadi muara sungai Mississippi tapi juga merupakan muara tradisi musik jazz. Ribuan korban telah kehilangan harta benda, keluarga dan bahkan nyawa. Kerugian ekonomi dan infrastruktur mencapai milyaran dollar.

Harry Connick, Jr., masuk ke dalam salah satu jajaran selebritis Amerika yang pertama kali meneriakkan pertolongan untuk para korban Katrina. Bahkan Connick juga terjun langsung dengan kedua tangannya mengadakan berbagai usaha untuk pertolongan, baik itu merupakan konser amal untuk New Orleans dan datang memberikan bantuan secara langsung kepada para korban. Hal tersebut dilakukan sebagai bukti kecintaannya terhadap kota New Orleans, tempat di mana dia dilahirkan.

Sekarang kota tersebut dalam masa rehabilitasi, yang bersamaan pula dengan keluarnya album “Oh, My Nola” ini. Tidak lagi ada suara kesedihan, kekecewaan, atau pun tangisan. Meskipun Connick terlihat cukup emosional dalam menyanyikan di beberapa tembang. Secara umum sebagian besar dalam album ini yang terdengar justru hanya keceriaan dan kegembiraan. Seperti yang dikutip dalam salah satu wawancaranya, Connick menyatakan bahwa keluarnya album ini adalah untuk membantu mengingatkan, menghidupkan dan membangun kembali kota New Orleans dengan semangat, kegembiraan dan keceriaan yang khas dari kota tersebut.

Sejak awal abad ke-20, New Orleans sudah menjadi sebuah kota yang kosmopolitan. Di kota tersebut ada banyak unsur kebudayaan dan tradisi dari berbagai daerah. Keanekaragaman tersebut sering kali melahirkan sebuah tradisi atau gaya yang khas, termasuk musik jazz itu sendiri. Album ini kurang lebih adalah usaha Connick untuk merepresentasikan kekayaan kultural New Orleans dalam satu paket album. Ada kecenderungan ekletik dengan tradisi musik jazz, stride piano, funk, blues, r&b, brass band cajun, gospel maupun pop.

Gebrakan big band yang funky dalam ‘Working In The Coal Mine’ membuka koleksi album ini. Kalau kita rindu terhadap gaya jazz New Orleans, coba dengar ‘Won’t You Come Home, Bill Bailey?’, ‘Oh, My Nola’ atau tradisi brass band setempat dengan ‘Something You Got’. Kesemuanya dikemas dengan polesan modern tentunya. Tembang terkenal ‘Jambalaya (On The Bayou)’ ditampilkan dengan cerah dan gemerlap. Dua tembang dengan beat yang terasa lebih funky khas Connick yang mengadaptasi tradisi musik di New Orleans muncul dalam ‘All These People’ dan ‘Yes, We Can’. Selain itu kalau kita simak liriknya, sepertinya ada nada – nada protes dan ketidakpuasan. Connick tampil cukup mengesankan dalam irama medium swing ‘Someday’, yang terdengar seperti Frank Sinatra. ‘Sheik Of Araby’ ditampilkan dengan groove yang memikat. Sepertinya semangat emosional Louis Armstrong, yang namanya telah melekat dengan kota New Orleans itu sendiri dan diabadikan menjadi nama bandara internasional New Orleans, kembali muncul dalam tembang ‘Hello Dolly’.

Karakter vokal Connick sendiri cukup khas. Dengan suara yang sedikit sengau, ada kesan manja juga dan artikulasinya cukup bagus. Ekpresinya cukup tajam, seperti terdengar dalam tembang ‘Oh, My Nola’ dengan lirik: “How proud would Louie and Mahalia be, to know that their memory was safe with me?/Oh, my Nola, old and true and strong just like a tall magnolia tree/Sit me in the shade and I’m right where I belong/Oh, my New Orleans, wait for me.

Seperti kebiasaan Connick di waktu – waktu yang lalu dalam hal mengeluarkan album, yaitu dengan mengeluarkan dua album sekaligus yang terbagi dalam sesi vokal dan instrumental. Berarti album “Oh, My Nola” ini menunjukan album vokalnya. Sementara album instrumentalnya keluar dengan judul “Chanson du Vieux Carre” (Marsalis Music, 2007), yang berisi ekspresi dan inspirasi yang sama dengan album “Oh, My Nola”.


Link terkait:

Website Hilario Duran
Website Alma Records

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker