Review

SYAHARANI AND THE QUEENFIREWORKS – BUAT KAMU

SYAHARANI AND THE QUEENFIREWORKS – BUAT KAMU
Royal Prima Muskindo, 2006 

Komposisi:

  1. Overture (Hello)
  2. B’main Api (Jogando Com Fogo)
  3. Delight
  4. Kemareen
  5. Tetap Di sini
  6. Buat Kamu
  7. De’Dia
  8. Satu – Satu Lepas
  9. Lebih Baik Tidak
  10. Mungkin Indah
  11. Oh
  12. Overture (Goodbye)

Musisi :
Syaharani (vokal), Ahmad “Didit” Fareed (gitar, bass, drum, keyboard & programer) & Donni Soehendra (gitar).

Di era 1990an, nama penyanyi kelahiran kota Malang tahun 1971 ini dikenal publik di Indonesia sebagai salah satu penyanyi jazz pendatang baru. Bahkan ada beberapa media yang mengidentikkan dirinya dengan jazz. Meskipun oleh Syaharani sendiri anggapan ini sering ditolaknya. Dia menilai bahwa musik jazz hanya menjadi salah satu music vocabulary saja.

Pada saat ini, ditengah – tengah gemerlapnya blantika musik populer di Indonesia, namanya tetap saja disegani berkat kemampuannya yang lebih dari cukup itu. Tidak hanya sebatas dalam hal liak – liuk teknik vokalnya saja, namun sekarang Syaharani berusaha untuk membentangkan cakrawala bermusiknya.

Selain itu, dia terus menggali potensi dan memperbanyak pengalaman dengan berbagai proyek kesenian. Beberapa di antaranya adalah pernah terlibat dalam pementasan teater Madame Dasima, tampil di North Sea Jazz Festival 2001 atau pernah tampil juga sebagai bintang tamu musisi – musisi kelas dunia seperti Al Jarreau, Dave Koz, Keith Martin, Yellow Jackets dan Fourplay. Disamping itu jelas kalau eksistensinya tetap diakui ketika menjadi motor dari formasi bersama Magma dan Queenfireworks, menggarap beberapa soundtrack film dan beberapa kali mengeluarkan album solo yang nuansa jazznya sedikit lebih kental.

Pada tahun 2006 lalu, Syaharani bersama formasi Queenfireworks mengeluarkan album “Buat Kamu” ini. Proyek musik bersama Queenfireworks ini sepertinya dimaksudkan mempunyai warna musik tersendiri dibandingkan dengan beberapa proyek musik yang dilakukan oleh Syaharani. Dalam album ini, dia tidak berbicara sebagai penyanyi jazz semata, namun lebih mencakup seni musik secara keseluruhan.

Pengaruh dari beberapa jenis musik pun terdengar dalam album ini. Ada musik pop, jazz, rock n roll, blues, soul dan bahkan disko, tekno atau pun elektronis. Semuanya dikemas dalam nuansa yang simpel, segar, kreatif, ringan, komunikatif dan lugas. Bahkan dilihat dari cover albumnya saja sudah cukup menggoda.

Ada 12 tembang yang hadir dalam album ini. Album ini dibuka dan ditutup dengan tembang lembut yang singkat ‘Overture’ Hello dan Goodbye. Langsung disambut dengan sebuah tembang meriah ‘B’main Api (Jogando Com Fogo)’ yang bagaikan kita sedang berada di tengah – tengah hangar – bingar sebuah music club atau diskotik.  Tembang ketiganya, ‘Delight‘, langsung berubah dalam nuansa smooth jazz. Liriknya pun sepertinya mengandung pesan bahwa kita tidak perlu ribut – ribut apalagi sampai berkelahi dalam menyikapi berbagai masalah dalam hidup ini.

Barangkali sudah menjadi kelebihan Syaharani dalam menyanyikan sebuah tembang dengan teknis yang memadai sehingga seperti ada penekanan emosi dan latar belakang kontekstual dalam lirik lagu tersebut. Contohnya cuku sering terlintas dalam tembang seperti ‘Kemareen’. Beberapa tembang ‘Tetaplah Disini’ dan ‘Buat Kamu’ berikutnya cukup kuat nuansa jazzynya. Bahkan dalam ‘De’Dia’ penampilan Syaharani mengingatkan kita kepada vokalis dari Brazil yang ngetop dalam dekade 1980an, Tania Maria. Sedikit sentuhan musik rock dan elektronis pun muncul dalam tembang ‘Lebih Baik Tidak’. Atau kalau kita mendengarkan tembang ‘Oh’, denyut nadi musik soul cukup tercium aromanya dalam tembang tersebut.

Album ini cukup membuktikan eksistensi Syaharani secara tersendiri pada saat ini ketika banyak bintang maupun kelompok baru terus bermunculan dalam genre musik yang relatif sama. (*/Ceto Mundiarso/WartaJazz.com)

Link terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker