Review

DEE DEE BRIDGEWATER – J’AI DUEX AMOURS

Sekitar bulan Maret 2007 lalu di beberapa negara yang menggunakan bahasa Perancis sebagai bahasa nasional, diselenggarakan rangkaian program yang bertema “La Semaine De La Francophonie”. Terjemahan kasarnya adalah pekan bertutur bahasa Perancis dalam komunitas berbahasa Perancis internasional.

Sebenarnya tidak ada kaitan secara khusus antara album dari Dee Dee Bridgewater ini dengan program internasional di atas. Namun paling tidak, album ini juga ikut berpartisipasi dalam membantu promosi penggunaan bahasa Perancis dengan melantunkan beberapa tembang terkenal dari Perancis.

Beberapa di antaranya juga merupakan tembang terkenal di dunia. Katakanlah seperti ‘La Vie En Rose’, ‘La Mer´ atau ‘Beyond The Sea’ yang populer ditampilkan oleh Frank Sinatra. Atau bahkan kita barangkali tidak sadar kalau tembang standard musik jazz terkenal ‘Autumn Leaves’ dengan judul Perancis ‘Les Feuilles Mortes’. Jadi, ternyata Perancis tidak hanya terkenal dengan parfum, pusat mode dunia atau museum Louvre saja.

Selain itu, penyanyi kelahiran Memphis tahun 1950 ini justru lebih dikenal oleh publik sejak kepindahannya ke Perancis di tahun 1980an. Sehingga Bridgewater sudah tidak asing lagi dengan bahasa Perancis, termasuk dalam penekanan aksennya.

Menikmati album ini, seolah Dee Dee Bridgewater sedang mengajak kita untuk duduk di sebuah café di kota Paris pada waktu sore hari sambil menikmati sajian musik folk khas Perancis. Kehadiran instrumen akordion yang cukup dominan di sini juga menambah lengkap nuansa Perancis secara keseluruhan. Dari Calais sampai kawasan pesisir selatan Perancis atau yang sering disebut French Riveira.

Aransemen dalam album ini juga cukup menarik. Masih terasa dengan jelas aksen irama swingnya namun dengan sentuhan musik folk Perancis. Tanpa piano, membuat Dee Dee Bridgewater berada di posisi tengah dari band tersebut. Peran Akordion dan gitar juga cukup menonjol. Tidak ada show of force skill bernyanyi, tidak banyak ber-scat singing atau pun solo improvisasi yang rumit. Semua tertata dengan rapi dan cukup kreatif.

‘La Mer’ dikemas dalam tempo yang cukup cepat, membuat suasana berbeda dari yang dibawakan oleh Sinatra. ‘Ne Me Quitte Pas’ ditampilkan jauh lebih tenang. Tembang tersebut dalam bahasa Inggris sering dinyanyikan dengan judul ‘If You Go Away’. ‘My Man’ atau ‘Mon Homme’ ditampilkan dengan nuansa mediteranean yang kental dan eksotis seperti di pantai Saint Raphael. Tapi yang paling menarik adalah tembang ‘La Vie en Rose’ yang diaransemen dengan gaya world beat. Campuran antara musik tradisional Afrika dan jazz dengan menekankan intensitas ritmiknya.

Secara umum, album ini terasa ringan dan relax namun masih sedikit banyak memperlihatkan bobotnya. Album ini juga sempat masuk daftar nominator penerima Grammy Awards di tahun 2006 lalu dalam kategori Best Jazz Vocal Album. (*/Ceto Mundiarso/WartaJazz.com)

DEE DEE BRIDGEWATER – J’AI DUEX AMOURS
DDB Music, 2005

Komposisi:
1. J’ai Deux Amours
2. La Mer
3. Ne Me Quitte Pas
4. Mon Homme
5. Et Maintenant
6. Que Reste-t-Il De Nos Amours
7. Dansez Sur Moi
8. La Belle Vie
9. Avec Le Temps
10. La Vie En Rose
11. Les Feuilles Mortes

Musisi :
Dee Dee Bridgewater (vokals); Louis Winsberg (guitar); Marc Berthoumieux (akordion); Ira Coleman (bass); Minino Garay (drum & perkusi).

Link terkait:
Website Dee Dee Bridgewater
Website Narada Records

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker