Review

Yellowjackets – Lifecycle

yellowjackets-lifecycle-2008YELLOWJACKETS
Lifecyle
Heads Up

Personel:
Russell Ferrante: piano, keyboard & perkusi
Jimmy Haslip: bass & programming
Bob Mintzer: alto & tenor saxophone, klarinet & bass klarinet
Marcus Baylor: drum
guest
Mike Stern: gitar

Komposisi:

1. Falken’s Maze
2. Country Living
3. Double Nickel
4. Dreams Go
5. Measure of a Man
6. Yahoo
7. I Wonder
8. 3 Circles
9. Claire’s Closet
10. Lazaro

Dibandingkan dengan kelompok lain dalam “genre” sejenis, Yellowjackets sudah cukup lama menjadi kelompok unggulan saya. Meskipun ada sebagian pihak yang menilai kelompok yang telah berkiprah dalam blantika musik jazz sejak 1981 tersebut tidak lebih dari kelompok yang hanya memainkan smoothjazz semata. Barangkali anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.

Ada beberapa alasan yang menunjukan bahwa Yellowjackets tidak semata – mata menampilkan gaya smoothjazz. Embrio kelompok ini muncul ketika akhir dekade 1970an dan kecenderungan gaya yang mereka mainkan adalah jazz rock atau fusion. Belakangan mereka juga memasukan unsur – unsur funk, blues, soul dan pop. Pada awalnya mereka cukup menonjol pengaruh dari Weather Report. Pengaruh tersebut dapat kita rasakan pula terutama dalam album “Greenhouse” (1990, GRP).

Selain itu, energi kreatif dan improvisasi bagi mereka masih mendapat tempat yang cukup penting. Tidak semata – mata menonjolkan sisi kerapian aransemen dan melodi yang mendayu – dayu. Dari awal sampai sekarang, sudah pernah beberapa kali ada pergantian formasi intinya. Uniknya, menurut penulis, mereka justru semakin longgar dalam berimprovisasi dan warna musiknya semakin kaya. Anggapan “yang dulu lebih bagus” barangkali tidak berlaku disini.

Sampai sekarang, Yellowjackets tetap aktif, baik dalam kegiatan rekaman di studio maupun konser keliling dunianya. Terakhir, pada bulan Mei 2008 lalu mengeluarkan album terbarunya yang berjudul “Lifecycle”. Masih bersama formasi terakhirnya, Ferrante, Haslip, Mintzer dan Baylor, album ini didukung juga oleh gitaris jazz rock terkenal jebolan dari band Miles Davis di awal 1980an, Mike Stern.

Sebelum mendengarkan album ini, saya membayangkan barangkali Mike Stern akan matching dengan warna musikal yang dibawa oleh Yellowjackets dan bahkan sedikit banyak menambah ketegasan statement ekspresinya. Karakter melodi baik Ferrante maupun Mintzer cenderung samar. Di sini, mungkin dengan adanya sentuhan halus efek distorsi gitar khas Stern Yellowjackets tampil lebih mantap. Untungnya, gaya dan warna khas dari Yellowjackets pun tidak pudar.

Kemungkinan lainnya adalah apakah album ini mengajak para pendengar untuk mengingat salah satu pendiri dan gitaris pertama dari Yellowjackets, Robben Ford. Di mana dia juga menjadi salah satu tulang punggung kelompok ini sebelum lebih berorientasi ke musik pop.

‘Falken’Maze’ tampil sebagai pembuka yang seolah Yellowjackets sedang mengatakan “inilah sajian kami bersama Mike Stern” kepada para pendengar. Komposisi ini tampak padat dan berisi. ‘Country Living’ beraroma blues modern tampil secara singkat. Akumulasi permainan meningkat dalam ‘Double Nickel’. Melodinya dimainkan secara harmonis dan mereka semua tampil lebih lega. ‘Measure Of A Man’ mengalun agak lain. Mintzer memainkan soprano saxophone dan sentuhan halus melodi oleh Haslip serta gerak ritmiknya mengalir membuat komposisi tersebut terkesan menjadi impresif. Pada bagian solo improvisasinya malah mencuat aroma a la John Coltrane Quartet. ‘Yahoo’, ‘I Wonder’ dan ‘Lazaro’ adalah warna trademark Yellowjackets yang membawakan gaya jazzrock dengan aroma funk. Jika pendengar menginginkan warna funk yang lebih kuat lagi bisa didengar dalam komposisi ‘Three Circles’. Saya hampir menduga kalau yang bermain gitar adalah Charlie Hunter. Mintzer tampil manis bermain klarinet dalam ‘Claire’s Closet’.
Tidak kalah penting juga adalah peran salah satu pemain bass yang banyak penggemarnya di Indonesia, Jimmy Haslip. Dia bermain pas tidak lebih, tidak kurang dan cenderung mempermanis aksentuasi rhythm-nya. Personil yang belakangan bergabung dengan Yellowjackets, Marcus Baylor, juga memperlihatkan kemampuannya dengan optimal, tegas dan akurat.

Menurut saya, album ini termasuk salah satu album unggulan di antara puluhan album Yellowjackets yang lain dan menjadi salah satu album jazz rock pilihan yang direlease tahun 2008 ini.

Related Articles

2 Comments

  1. Saya kira album yellowjackets yang berjudul ‘lifecycle’ ini bisa dikatakan sangat baik secara musikalitas.

    Yellowjackets memang sangat kuat di bass (Jimmy Haslip), keyboards (Russell Ferrante), dan juga saxophone (Bob Mintzer). Mike Stern juga mampu menyatukan diri secara baik dalam album ini. Tapi saya merasa, drummer Marcus Baylor di beberapa bagian di album ini kurang memuaskan. Tetapi secara keseluruhan, mereka bagus.

    Jangan lupa, Yellowjackets feat. Mike Stern akan tampil di negara tetangga Singapura, pada tanggal 15 Maret 2009 yang jatuh pada hari minggu. Jangan kita lewatkan!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker