Review

Chieli Minucci & Special EFX – Sweet Surrender

chieli-minucci-special-efx-sweet-surrender

Chieli Minucci & Special EFX – Sweet Surrender
Shanachie Records, 2007

Tracks:
1.    Guitarzzz
2.    Mystical
3.    Astralcats
4.    Sweet Surrender
5.    Assension
6.    Chant
7.    Cry of My Soul
8.    Play With Me
9.    Rush Hour (Dawn)
10.    Rush Hour (Rush)
11.    Children’s Day
12.    New Bop
13.    Au Naturale

Musisi:
Chieli Minucci (vocals, guitar, keyboards, bass guitar, programming); Philip Hamilton (vocals, percussion); David Mann (flute, saxophone); Jay Rowe (piano, keyboards); Jerry Brooks (bass guitar); Lionel Cordew (drums).

Bagi penggemar jazz di Indonesia pada tahun 80’an pasti sangat kenal dengan grup Special EFX yang digawangi oleh duo Chieli Minucci (Gitar, Keyboards) dan George Jinda (Perkusi), grup fusion dengan warna yang sangat khas, memoles musik mereka dengan rhythm dari berbagai negara, permaina perkusi dan background vocal yang khas dari Jinda menjadi ciri grup ini pada waktu itu. Sayang sekali Jinda meninggal pada tahun 1997 dan Minucci meneruskan grup ini dengan nama Chieli Minucci & Special EFX.

Jika dahulu ada yang menyebut musik Special EFX sebagai World Fusion Jazz, mungkin untuk grup Special EFX yang baru ini, sebutan itu sudah tidak bisa sepenuhnya dipakai, Chieli Minucci punya gaya sendiri meskipun masih juga memunculkan kejutan-kejutan dalam beberapa komposisinya yang mengingatkan pada era Jinda.

“Sweet Surrender” yang dirilis pada tahun 2007 merupakan album ke 4 setelah era Jinda, masih didukung oleh para “member” Special EFX , saxophonis dan flutis David Mann, drummer Lionel Cordew, vocalis dan percussionis Philip Hamilton, pianis dan keyboardis Jay Rowe dan bassis Jerry Brooks. Tiga komposisi awal dalam album ini “Guitarzzz” , “Mystical” dan “Astralcats” , menunjukkan ciri Minucci yang lepas dari Special EFX (lama) , permainan gitar yang menonjol dan beat yang rancak mewarnai tiga lagu tersebut.

Memasuki komposisi selanjutnya dimulai dengan “Sweet Surrender” kita bisa mulai menjejaki musik Special EFX yang sebenarnya, permainan perkusi, voice background, melodi-melodi yang ringan melayang, permainan special effect yang variatif, kejutan-kejutan dari improvisasi sesaat mulai terdengar.

Komposisi “Sweet Surrender”, “Ascension”, “Chant”, “Cry of My Soul”, “Rush Hour”, “Children’s Day”, “New Bop” dan “Au Naturale” jelas merupakan menunjukkan kematangan dan kekuatan musik Special EFX dalam album ini dan menjadikan album ini mempunyai warna Fusion yang unik dan berbeda.

Tags

Ajie Wartono

Memimpin divisi Projects & Event Management. Pernah mengikuti Dutch Jazz Meeting di Amsterdam, Belanda. Selama dua tahun dipercaya menjadi Ketua Festival Kesenian Yogyakarta (2007, 2008) selain sebagai Program Director, Bali Jazz Festival dan Ngayogjazz

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker