Review

Jack Lesmana – Merpati Putih

Judul Album : Merpati Putih (Kaset)
Artis : Jack Lesmana
Label : Irama Tara
Tahun Rilis : 1978

Tracklist
Side A
1. Pelangi
2. Semua Bisda Bilang
3. Merpati Putih
4. Luka
5. Dari Lubuk Hati
6. Tidurlah Intan
7. Khayalanku

Side B
1. Bintang dan Bunga
2. Anamacore
3. The Hungry Years
4. My Cherie Amour
5. Bluesette
6. Emotion.

Dari paruh hingga akhir era 70-an Jack Lesmana termasuk produktif dalam merilis album-album jazz. Salah satunya adalah album “Merpati Putih” yang juga diberi tajuk “Instrumental Hits”. Mungkin karena album ini memang berupaya menata ulang serangkaian lagu-lagu hits pada berbagai era. Setidaknya dua lagu karya Eros Djarot dan Debby Nasution dari album soundtrack film ”Badai Pasti Berlalu” dihadirkan di album yang menyertakan Oele Pattiselanno (gitar), Alex Faraknimella (keyboards), Karim Suweileh (drums), Perry Pattiselanno (bass) dan Indra Lesmana yang baru berusia 12 tahun pada keyboards. Jack Lesmana sendiri selain bermain gitar juga menulis seluruh arransemen lagu di album ini.

Lagu lagu yang dikemas di album ini beratmosfer music lounge yang renyah. Tidak rumit dan terasa lebih mengalir. Pilihan terbanyak adalah menyelimutkan lagu-lagu di album ini dengan atmosfer bossanova seperti yang terdengar pada lagu The Mercy’s “Semua Bisa Bilang” (ciptaan Charles Hutagalung). 3 tahun sebelumnya lagu ini pernah dipopulerkan kembali dengan balutan jazz oleh Margie Segers lewat musik yang ditata pula oleh Jack Lesmana.

Simak pula sebuah lullaby yang melenakan lewat karya Soetedjo ”Tidurlah Intan” yang menampilkan duet gitar antara Jack Lesmana dan Oele Pattiselanno.

Tak ketinggalan Jack Lesmana kembali menyodorkan beberapa lagu karyanya di era 60-an seperti “Luka”,”Bintang dan Bunga” serta “Dari Lubuk Hati”. Indra Lesmana bahkan diberi kesempatan membawakan karya ciptanya bertajuk “Khayalanku”, sebuah komposisi yang lugas dan menarik . Bakat Indra sebagai player dan composer memang sudah terendus disini.

Sayangnya beberapa lagu lagu asing yang dimainkan di album ini justeru tak dicantumkan nama komposernya seperti “Bluesette”, ”Emotion”, ”My Cherrie Amour” hingga “The Hungry Years”.

Jika ingin menelusuri perjalanan musik jazz di era lampau, album ini patut disimak. Disayangkan album ini ternyata sangat sulit untuk didapatkan sekarang ini. Kebanyakan sudah menjadi milik para kolektor. Patut disayangkan memang.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also
Close
Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker