Review

PELbO – PELbO

Album : PELbO
Label  : RhinoProd Records, 2010

01. Come See My Show
02. Hey People!
03. Is This Your Life?
04. Go to the End
05. The Noise
06. Secrets
07. The Star
08. Space Monkey
09. Zoom In
10. H5
11. Master Narcissist

Pelbo - Pelbo
Pelbo - Pelbo

Apa jadinya ketika improvisasi jazz bertabrakan dengan geliat rock n’ roll yang memacu adrenalin, dalam format tidak lazim vokal-drum-tuba dan elektronika? Jawabannya ada di album ini: PELbO, judul yang sekaligus nama trio dahsyat asal kawasan Skandinavia, tepatnya Norwegia. Adalah Ine Hoem (vokal, elektronika), Kristoffer Lo (tuba, elektronika), dan Trond Bersu (drum) yang mendeskripsikan PELbO (pada halaman MySpace mereka) sebagai “(permainan) tuba yang canggih dan ekstrim, ledakan drum, vokal sensasional, serta olahan loop stations, fuzz pedals, juga beat-beat menghipnotis – ditampilkan dalam trio Norwegia yang sangat berbakat dan menarik.” Penjabaran itu bukanlah sesumbar belaka, ketiganya ibarat bahan bakar beroktan tinggi yang siap menggarang bergelora.

Tak dapat dipungkiri, pusat perhatian album ini terdapat pada penggunaan instrumen tuba yang umumnya dimainkan dalam sebuah marching band, big band, atau orkestra sehingga alat musik tiup logam bernada rendah tersebut menjadi “marjinal.” Batasan itu didobrak oleh Kristoffer yang tampil gila-gilaan di sebelas trek dengan durasi  46 menit. Ia mencoba segala kemungkinan, lewat teknik bermain tuba yang mumpuni, memainkan instrumen besar itu layaknya bas elektrik dalam sebuah band rock. Makin seru waktu dirinya mengolah bunyi-bunyian unik dengan synthesizer. Simaklah nomor introduksi “Come See My Show” kemudian berlanjut kepada “Hey People!” yang energik-distortif bernuansa grunge khas Nirvana.

Para headbangers bolehlah mengapresiasi lagu “Is This Your Life?” dengan repetan drum Trond yang merentak. Sedangkan Ine menyampaikan pesan dengan lugas, suaranya yang sensasional begitu ekspresif; perpaduan sengau Karrin Allyson, Nancy Wilson, serta idiosinkrasi Björk. Dengarkan saja trek “Space Monkey” dan “The Noise” yang menyertakan selipan scat singing pun keahlian Ine mengoperasikan “tombol ajaib” (loop stations dan fuzz pedals). Awalan denting glockenspiel memulai trek “Go to the End” dengan olahan sound vintage khas Nina Simone serta harmonisasi  vokal elektronis yang terasa misterius. Ine pun piawai menulis lagu, di album ini tampak pengaruh Joni Mitchell khususnya pada nomor “Secrets.” Komposisi lainnya yang banyak menyuguhkan bunyi-bunyian sintetis ada dalam “Zoom In,” “H5,” serta “Master Narcissist.”

PELbO merupakan album yang patut ditanggapi positif, di dalamnya terdapat keunikan tersendiri, hasil dari keberanian melabrak batasan-batasan bermusik. Are you ready to rock?

Tags

Thomas Y. Anggoro

Lulusan ISI Yogyakarta. Telah meliput festival di berbagai tempat di Indonesia dan Malaysia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker