Review

Mary Lou Williams – The London Sessions

Album: The London Sessions
Label: Vogue Records, 1954

01. Perdido
02. Lady Bird
03. Don’t Blame Me
04. Titoros (Alternate Take)
05. Titoros
06. For You
07. They Can’t Take That Away from Me (Alternate Take)
08. They Can’t Take That Away from Me
09. Kool Bongo
10. ‘Round About Midnight
11. ‘Round About Midnight (Alternate Take)
12. Azure-Té
13. Flying Home
14. Nickels
15. The Man I Love
16. The Man I Love (Alternate Take)
17. Twilight
18. Just One of Those Things
19. Just One of Those Things (Alternate Take)
20. Why
21. Yesterdays (Alternate Take)
22. Yesterdays

Mary Lou Williams - The London Sessions
Mary Lou Williams - The London Sessions

Terlahir Mary Elfrieda Scruggs di Atlanta, Georgia, Mary Lou Williams (1910-1981) adalah seorang pianis, komposer, pengaransir, juga bandleader. Kiprahnya terbentang mulai dari swing hingga free jazz, dengan segala inovasi berkarya pun permainan piano yang brilian. Selain menjadi arranger untuk Duke Ellington dan Benny Goodman, Mary Lou ialah konsultan sekaligus sahabat Charlie Parker, Dizzy Gillespie, Bud Powell, serta Thelonious Monk. Boleh dikata, Mary Lou merupakan tokoh balik layar atas lahirnya bebop. Oleh sebab kontribusinya yang besar dalam perkembangan jazz, ia kerap mendapat predikat “The First Lady of Jazz (Piano).”

Album The London Sessions ini direkam waktu Mary Lou berada di Inggris antara tahun 1953-1954. Pertama kali dalam format piringan hitam berjudul Mary Lou Williams Plays in London (Vogue Microgroove, 1954) terbagi menjadi dua sesi dengan keseluruhan trek berjumlah 22 termasuk beberapa alternate take di dalamnya. Seksi ritme ialah Ken Napper, Lennie Bush (kontrabas), Allan Ganley, Tony Kinsey (drum), dan Tony Scott (bongo). Bermain dalam formasi kuartet akustik, membuat kesan intim ketika memutar trek demi trek dalam aneka gaya aransemen khas Mary Lou. Preferensi latin yang dicirikan oleh tepukan bongo tampak jelas pada “Titoros” yang berdenyut Afro-Cuban, geliat cha-cha-cha atas “They Can’t Take That Away from Me” (trek nomor 7), aroma mambo dalam “Just One of Those Things,” serta komposisi orisinil Mary Lou, “Kool Bongo.”

Jika ingin bersantai ala swing, pilihannya ada di nomor pembuka “Perdido,”  “Azure-Té,” “For You,” dan “Nickels.” Sedangkan energi bebop tersuar dalam “Lady Bird” dan “The Man I Love.” Penikmat ballad dapat langsung mengakses trek berjudul “Why,” “Don’t Blame Me,” Yesterdays,” “Twilight,” pun aksi solo piano elaboratif pada “Round About Midnight” milik Thelonious Monk. Album The London Sessions menampilkan pelbagai mood secara kontras, interaksi musikal yang hangat dan inovatif, juga merupakan rekam jejak penting dari seorang figur srikandi jazz sepanjang masa, Mary Lou Williams. Seperti penuturannya, “If we are to make progress in modern music, or, if you prefer, jazz, we must be willing and able to open our minds to new ideas and developments.”

Tags

Thomas Y. Anggoro

Lulusan ISI Yogyakarta. Telah meliput festival di berbagai tempat di Indonesia dan Malaysia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker