Review

Nguyên Lê – Songs of Freedom

Nguyên Lê - Songs of Freedom
Nguyên Lê – Songs of Freedom

Gitaris – komposer berdarah Vietnam kelahiran Paris, Nguyên Lê, tampaknya selalu kebanjiran ide. Selama lebih dari dua dekade berkarya, ia selalu mengeksplorasi segala kemungkinan lewat musiknya. Bermain jazz tradisional? Sudah. Fusion? Selalu. Berbunyi Afrika? Sempat. Kembali pada musik kampung halaman? Sukses. Mencampur teknologi mutakhir dengan tradisional? Sering. Nguyên menggarap tiap episode karyanya dengan cermat, segar, dan mendetil. Bahkan pendiri label rekaman ACT Music Siegfried “Siggi” Loch mendaulat Nguyên sebagai “etnolog musik” jazz.

Nah, pada album gres Songs of Freedom ini, Nguyên menampilkan dekonstruksi atas lagu-lagu hit era 1960/70-an. Ia berujar, “Judul “Songs of Freedom” saya pinjam dari Bob Marley, salah satu figur musik terhebat di dunia. Album ini merupakan bentuk sanjungan atas musisi-musisi punggawa budaya pop di tahun 70-an dengan lagu-lagu mitis mereka. Begitu mitisnya sehingga kini [lagu-lagu tersebut] boleh disebut milik semua orang di bumi, sangat global sampai-sampai menjadi World Music, dengan kata lain, “musik yang didengar oleh dunia”,” katanya.

Album yang sangat kaya bunyi ini berisi 15 trek, aransemen dahsyat tembang-tembang populer (dan beberapa, terlupakan) serta empat komposisi pendek Nguyên Lê. Dibuka oleh sentuhan oriental berpadu pernik nu-jazz yang menghiasi “Eleanor Rigby” milik The Beatles. Sebagai pemandu nyanyi adalah Youn Sun Nah yang setengah berbisik, namun pada nomor lain tampil mengejutkan lewat suara garang dalam “Whole Lotta Love.” Perbedaannya tajam sekali dengan versi asli, di album ini teraransemen karnatik India – heavy metal – rock progresif, lengkap bertepuk tabla, karkabus, dan lantunan konnakol yang bertabrakan lengking gitar distorsif. Sedangkan “Black Dog” mengalami perombakan drastis. Dhafer Youssef “menggantikan” Robert Plant dengan olah vokal khas padang pasir. Di bagian lain, Nguyên beraksi gila mencabik gitarnya sembari tetap bersandar pada riff otentik Jimmy Page.

Dari Led Zeppelin beralih Janis Joplin, dua lagu miliknya turut “dikerjai” Nguyên. Simak “Mercedes Benz” yang beraroma gospel-arabik-fusion dan funky/oriental “Move Over.” Nomor dahsyat lainnya adalah “Sunshine of Your Love” dari band Cream, terhias pukulan virtuosik marimba dan vibrafon, serta nuansa Bollywood dalam “I Wish,” juga petikan guembri yang mencuri perhatian di lagu “Pastime Paradise.” Oh ya, keduanya adalah ciptaan Stevie Wonder!

Ada pula lagu “Redemption Song” kepunyaan Bob Marley yang terindikasi sedatif, ditampilkan trio gitar elektrik-vibrafon-vokal. Salah satu hit yang terlupakan dari Iron Butterfly, “In A Gadda da Vida,” diingatkan kembali oleh Nguyên, silakan hitung ketukan 17/8 yang komplikatif sembari terbius kalimat improvisasi vibrafon, marimba, gitar, drum, dan bas elektrik. Trek penutup merujuk kembali kepada The Beatles lewat lagu “Come Together” yang dinyanyikan empat vokalis.

Secara impresif, Nguyên Lê merangkum berbagai figur serta bunyi dari asal muasal yang beraneka ragam; Barat berjumpa Timur, Utara menyapa Selatan, vokal idiosinkratik bertemu olah instrumen versatil, serta kejayaan melodi masa lampau yang bersinergi dengan bebunyian masa depan.

***

Berikut ini adalah konstelasi pemusik dalam Songs of Freedom:

Nguyên Lê: gitar, komputer, gitar elektrik fretless (3), prepared Cải Lương (8), baby 12-string acoustic guitar (14)
Illya Amar: vibrafon (1, 2, 4, 5, 7, 9, 10-13, 15), marimba (1, 2, 4, 5, 7, 9, 10, 12, 13, 15), elektronika (1, 2, 4, 5, 7, 9, 10, 13, 15)
Linley Marthe: bas elektrik (1, 2, 4, 5, 7, 9, 10, 12, 13, 15), vokal (12)
Stéphane Galland: drum (1, 2, 4, 5, 7, 9, 10, 13, 15)
Youn Sun Nah: vokal utama (1, 10)
Ousman Danedjo: vokal (1, 2, 7, 15), vokal utama (5)
Gou Gan: erhu (1)
Stéphane Edouard: perkusi (1, 4, 9, 12, 15)
David Linx: vokal utama (2, 9), vokal (7, 15)
Himiko Paganotti: vokal (2, 5, 15), vokal utama (7, 12)
Prabhu Edouard: vokal (2), perkusi (2), tabla (10), vokal India (10)
Dhafer Youssef: vokal (3, 4)
Karim Ziad: perkusi (5), karkabus (10, 12), drum (12)
Hamid El Kasri: guembri (5)
Keyvan Chemirani: zarb (7)
David Binney: saksofon alto (9)
Julia Sarr: vokal (7, 15), vokal utama (11)

Album: Songs of Freedom
Label: ACT Music, 2011

01. Eleanor Rigby (John Lennon/Paul McCartney)
02. I Wish (Stevie Wonder)
03. Ben Zeppelin (Nguyên Lê/Dhafer Youssef)
04. Black Dog (John Baldwin/Jimmy Page/Robert Plant)
05. Pastime Paradise (Stevie Wonder)
06. Uncle Ho’s Benz (Nguyên Lê)
07. Mercedes Benz (Janis Joplin/Mack McClure /Bob Neuwirth)
08. Over the Rainforest (Nguyên Lê)
09. Move Over (Janis Joplin)
10. Whole Lotta Love (John Baldwin/John Bonham/Jimmy Page/Robert Plant)
11. Redemption Song (Bob Marley)
12. Sunshine of Your Love (Jack Bruce/Peter R. Brown /Eric Clapton)
13. In A Gadda da Vida (Doug Ingle)
14. Topkapi (Nguyên Lê)
15. Come Together (John Lennon/Paul McCartney)

Thomas Y. Anggoro

Lulusan ISI Yogyakarta. Telah meliput festival di berbagai tempat di Indonesia dan Malaysia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker