Review

Fred Hersch Trio – Everybody’s Song But My Own

Album: Everybody’s Song But My Own
Label: Venus Records, 2011

01. East of the Sun (Brooks Bowman)
02. Shall We Dance (Richard Rodgers)
03. I Concentrate on You (Cole Porter)
04. From This Moment On (Cole Porter)
05. Two for the Road (Henry Mancini)
06. Invitation (Bronisław Kaper)
07. The Wind / Moon and Sand (Russ Freeman/Alec Wilder)
08. Everybody’s Song But My Own  (Kenny Wheeler)
09. In the Wee Small Hours of the Morning (David Mann)
10. Three Little Words (Harry Ruby)

Fred Hersch Trio - Everybody's Song But My Own
Fred Hersch Trio - Everybody's Song But My Own

Selangkah lagi bertemu ajal, dalam kondisi koma akibat komplikasi HIV-positif yang “resmi” ia derita sejak tahun 1986, Fred Hersch hampir saja mengakhiri hidup – dan pasti – karirnya, andaikata ia tidak berjuang mengubah takdir. Pianis-komposer ini terbilang produktif dalam berkarya, album-albumnya mendapat banyak pujian dari kritikus maupun pendengar setia. Fred merupakan figur musikus yang inspirasional, baik lewat permainan piano, gubahan, terlebih hidupnya. Kini, ia kembali hadir menyajikan sepuluh nomor jazz standar dalam Everybody’s Song But My Own.

Dibuka lewat lekuk irama Brasilia pada “East of the Sun,” Fred menunjukkan tingkat kematangan luhur berimprovisasi. Simak tarian jemari atas “Invitation” serta “Three Little Words” yang menghentak bebop, atau denyut swing dalam “Shall We Dance” pun “From This Moment On.”

Alunan sensitif khas ballad terekam di trek “Two for the Road” milik Henry Mancini dan permainan piano tunggal dalam “In the Wee Small Hours of the Morning” yang menyentuh. Kedua rekan Fred turut berkontribusi signifikan, simak betotan kontrabas John Herbert juga aksi tabuhan drummer Eric McPherson yang menimpali struktur kontrapungtal bagian solo Fred waktu memutar “The Wind / Moon and Sand.” Rentak swing kembali terdengar pada title track “Everybody’s Song But My Own” kepunyaan Kenny Wheeler yang terasa meriah.

Di tangan Fred Hersch, komposisi yang kerap dimainkan oleh musisi-musisi lain tetap segar dan inspiratif. Itu semua berkat garapan musik yang jitu dan proporsional. Jelas bahwa Fred menantang segala keterbatasan yang ia miliki, dan itulah yang membuat album ini layak mendapat apresiasi.

Long live Fred Hersch! 

Personil

Fred Hersch: piano
John Herbert: kontrabas
Eric McPherson: drum

Tags

Thomas Y. Anggoro

Lulusan ISI Yogyakarta. Telah meliput festival di berbagai tempat di Indonesia dan Malaysia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker