Review

Susana Santos Silva Quintet – Devil’s Dress

Album: Devil’s Dress
Label: TOAP Music, 2011

1. Go (Susana Santos Silva)
2. Devil’s Dress (Susana Santos Silva)
3. Warmth (Susana Santos Silva)
4. En Febrero (Demian Cabaud)
5. Wishful Thoughts (Susana Santos Silva)
6. Tomboy (André Fernandes)
7. Claudia (Susana Santos Silva)
8. Anjo da Guarda (Susana Santos Silva)

Susana Santos Silva Quintet - Devil's Dress
Susana Santos Silva Quintet - Devil's Dress

Pemain trumpet jazz wanita memang terbilang sedikit, namun di antara jumlah yang secuil, bukan alasan bagi Susana Santos Silva, peniup trumpet-flugelhorn/komposer asal Portugal, untuk bergeming. Lewat album perdana Devil’s Dress di bawah bendera Susana Santos Silva Quintet, ia tampil sebagai bandleader menghadirkan permainan trumpet dan flugelhorn eksentrik serta enam komposisi eksperimental yang menantang.

Sebelumnya, Susana lebih dahulu tergabung dalam Orquestra Jazz de Matisinhos (OJM), big band dari Portugal yang pernah berkolaborasi dengan saksofonis Lee Konitz serta gitaris Kurt Rosenwinkel. Selain OJM, iapun bermain untuk European Movement Jazz Orchestra yang beranggotakan musisi jazz muda asal Jerman, Portugal, dan Slovenia. Kuintet yang ia bentuk adalah kendaraan untuk melaju ide dan konsep artistiknya yang idiosinkratik.

Menarik untuk disimak, interaksi antara Susana dengan keempat rekan lelaki Zé Pedro Coelho (saksofon tenor), gitaris André Fernandes, Demian Cabaud (kontrabas), juga drummer Marcos Cavaleiro yang berani melabrak batasan-batasan teritori acuan musik. Contohnya pada title track “Devil’s Dress” berawal introduksi duet saksofon-trumpet berlanjut garangnya cabikan gitar yang beraroma grunge energik. Sentuhan funk-rock meliputi nomor melodius “Claudia,” sedangkan gitaris André tampil mengesankan dalam gubahan Demian, “En Febrero” secara akustik, menjalin harmoni bersama Susana dan Zé Pedro.

Trek pembuka “Go” berjalan dalam ketukan bebas, simaklah pukulan drum Marcos yang fluktuatif, mulai dari hentakan liar sampai lembut puitis. Skala atonal, olah harmoni disonan serta ritme tanpa hitungan pasti, menyediakan ruang lebar untuk berimprovisasi pada nomor “Warmth.” Penutupnya adalah “Anjo da Guarda” yang mengalun elusif dan terkesan misterius, di  komposisi ini, Susana berani untuk memainkan trumpet serta flugelhorn sebebas-bebasnya, terlepas dari kekangan sebuah konvensi.

Bonita!

Personil

Susana Santos Silva: trumpet, flugelhorn
Zé Pedro Coelho: saksofon tenor
André Fernandes: gitar
Demian Cabaud: kontrabas
Marcos Cavaleiro: drum

Tags

Thomas Y. Anggoro

Lulusan ISI Yogyakarta. Telah meliput festival di berbagai tempat di Indonesia dan Malaysia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker