Review

Rabih Abou-Khalil – Trouble in Jerusalem

Album: Trouble in Jerusalem
Label: ENJA Records, 2010

01. Jerusalem
02. Lament
03. Gerusalemme Liberata
04. Once upon a Dervish
05. Saladin and Nathan the Wise
06. A Prayer for Tolerance

Rabih Abou-Khalil – Trouble in Jerusalem
Rabih Abou-Khalil – Trouble in Jerusalem

Trouble in Jerusalem selain merupakan karya musik utuh, pula sebuah soundtrack modern untuk film bisu bertajuk Nathan der Weise (Nathan Sang Bijak), karya sutradara Jerman Manfred Noa tahun 1922. Film tersebut diadaptasi dari drama berjudul sama oleh Gotthold Ephraim Lessing yang diterbitkan tahun 1779.

Mengambil latar kota Yerusalem ketika Perang Salib Ketiga (1189-1192) berkecamuk, tema utamanya adalah persahabatan pun toleransi antar umat Yahudi, Muslim, dan Nasrani serta keinginan untuk terciptanya komunikasi yang baik di antara mereka.

Terinspirasi oleh narasi di atas, komposer-pemetik al-ʿūd Rabih Abou-Khalil asal Lebanon membuat garapan musik bernuansa simfonik, paduan orkestrasi musik klasik Barat dengan eksotisme Timur Tengah lewat instrumen-instrumen khas padang pasir.

Album ini merupakan langkah baru Rabih, yang biasa bermain dalam format kecil. Bersama Bundesjugendorchester (BJO) yang berisi para musisi muda Jerman, ia pun menyertakan partner trionya; Michel Godard dan Jarrod Cagwin lewat instrumen tuba, serpent juga frame drums.

Sinergi estetik Barat-Timur mewujudkan olahan bunyi otentik, musiknya terdengar naratif sekaligus landscapic. Sangat programatis pada tiga komposisi berdurasi panjang, “Lament,” “Gerusalemme Liberata,” dan “Once upon a Dervish.” Interaksi menarik dapat dijumpai dalam “Saladin and Nathan the Wise” yang monumental. Sebagai penuntas adalah nomor berdurasi singkat namun sarat akan pesan damai dan pengharapan, “A Prayer for Tolerance.”

Musisi

Rabih Abou-Khalil: al-ʿūd
Michel Godard: tuba, serpent
Jarrod Cagwin: frame drums

The German Youth Orchestra (BJO)
Frank Strobel: dirigen

Solis:
Tobias Feldmann: violin
Sarina Zickgraf: viola
Sophie Notte: cello

Tags

Thomas Y. Anggoro

Lulusan ISI Yogyakarta. Telah meliput festival di berbagai tempat di Indonesia dan Malaysia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker