Review

Sinema dan Simfoni: Chris Standring – Blue Bolero

Chris Standring – Blue Bolero
Chris Standring – Blue Bolero

Sebelum bicara lain-lain, identitas album Chris Standring ini perlu ditegaskan sebagai rekaman smooth jazz. Ciri umum musik background yang tak memerlukan atensi khusus masih melekat. Lantas di mana nilai spesial rilis 2010 gitaris kelahiran Inggris ini? Pertama perlu dicatat bahwa "Bossa Blue" menjadi contemporary jazz track of the y

 

ear Billboard dengan sebelumnya bertahan di posisi puncak selama sembilan minggu. Lalu senada dengan beberapa ulasan positif, album ini disebut-sebut banyak menghadirkan cerita lewat orkestrasi klasik yang memancing imajinasi sinematik.

Pembuka album ini pun dijuduli "Overture", bawa impresi megah dengan latar petikan pendek-pendek pizzicato seksi gesek, sesuatu yang juga jadi resep lagu-lagu new age penyanyi Enya. Di tengahnya muncul variasi imposisi walking bass di atas cuplikan loop drum yang menyugestikan detak jam sebelum secara kontras, solo Rhodes Rodney Lee ditempel di belakang. Larry Steen yang membetot contra bass di nomer ini paling banyak mengisi trek lainnya, sebuah isyarat tentang arah lanskap suara yang hendak dituju Standring.

Genderang snare drum yang mengesankan penabuh yang bermars pada perang saudara (sipil) abad lalu jadi pondasi utama "Blue Bolero", nomer tajuk album ke enam Standring ini. Nuansa ini direproduksi lagi pada "Lost in Angels" dengan aransemen string timbul-tenggelam berefek ketegangan. Di antara persilangan kesan simfoni dan sinema, "Fast Train To Everywhere" paling unggul menyuntikkan suasana berkat familiernya bunyi khas roda-roda kereta yang diimitasikannya, lalu tentu saja bahwa berpergian biasa berpasangan dengan melamun.

Permainan bass Steen muncul lagi pada "Contemplation" dalam atmosfer akustik putaran stik brush yang kemudian menonjolkan warna suara gitar archtop yang dipakai Standring hampir sepanjang rekaman ini. Derap urban tipikal tetap muncul dari nomer seperti "Sensual Overload" atau "Please Mind The Gap" yang berdosis funk tinggi. Sementara itu permainan gitar akustik nilon (satu lagi poin plus Chris Standring) dapat kita simak pada ballad "On Second Thoughts" .

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker