Review

Herbie Hancock – Then and Now: The Definitive Herbie Hancock

Album: Then and Now: The Definitive Herbie Hancock
Label: Verve Records, 2008

01. Maiden Voyage
02. Cantaloupe Island
03. Wiggle Waggle
04. Chameleon
05. St. Louis Blues
06. Chan’s Song (Never Said)
07. River
08. Don’t Explain
09. All Apologies
10. Watermelon Man
11. Rockit
12. River

“From avant-garde to Gershwin, post-bop to pop standards, electric jazz to electro-funk, Herbie Hancock has been at the forefront of modern music for five decades.”
– Kirk Degiorgio

Herbie Hancock - Then and Now: The Definitive Herbie Hancock
Herbie Hancock - Then and Now: The Definitive Herbie Hancock

Kutipan di atas terambil dari liner notes pada album kompilasi Then and Now: The Definitive Herbie Hancock, seperti yang disebut sebelumnya, merangkum rekam jejak kekaryaan seorang Herbie Hancock selama setengah abad dalam dua belas trek definitif. Meliputi sesi rekaman Herbie sejak kongsinya bersama Blue Note, Warner Bros., Sony Music, pula label yang merilis album ini, Verve Records.

Dibuka oleh “Maiden Voyage” dari album berjudul sama tahun 1965, ketika Herbie berada dalam fase modal jazz dan hard bop, didukung oleh pemain bintang Freddie Hubbard (trumpet), Tony Williams (drum), Ron Carter (kontrabas), dan saksofonis tenor George Coleman. Line-up tersebut kembali tampil di nomor setelahnya, komposisi trade mark Herbie, “Cantaloupe Island.” Simak versi orisinilnya yang hadirkan tiupan cornet Freddie.

Beralih menuju garapan funk elektrik “Wiggle Waggle” terhias aksi flute dan saksofon tenor Joe Henderson, lalu denyut groovy “Chameleon” sebagai acuan ketika Herbie berurusan dengan suara-suara sintetis. Preferensi Motown terletak pada kolaborasi organ/piano bersama bunyi harmonika dan vokal Stevie Wonder untuk rendisi “St. Louis Blues.”

Balada “Chan’s Song (Never Said)” menyuguhkan sensitifitas yang terwujud oleh trio Herbie-Ron-Tony, ditambah dengungan Bobby McFerrin atas salah satu soundtrack film Round Midnight (1986) yang dibintangi Dexter Gordon. Kawan lama Wayne Shorter turut sumbang suara dalam “River” yang juga hadirkan vokal naratif Corinne Bailey Rae. Nomor ballad lainnya adalah “Don’t Explain” berikut nyanyian Damien Rice dan Lisa Hannigan.

Aransemen menarik lagu “All Apologies” milik Kurt Cobain berupa duet piano/gitar elektrik Herbie dan John Scofield terdengar bluesy, sedangkan “Watermelon Man” bikin goyang lewat sinkopasi renyah. Dua nomor terakhir adalah rekaman live, “Rockit” yang futuristik dengan melibatkan turntables DJ Disk dan penutup “River,” title track untuk album rekognisi Herbie kepada Joni Mitchell, menjadi spesial karena sang penulis lagu sendiri yang menyanyikannya.

Memang tidaklah mungkin untuk secara menyeluruh dapat membuat album biografis dalam sebuah keping CD, namun Then and Now cukup mewakili karena pilihan treknya benar-benar cermat dan selektif serta tersusun periodik. Album yang wajib dimiliki oleh penggemar Herbie Hancock dari segala masa.

 

Tags

Thomas Y. Anggoro

Lulusan ISI Yogyakarta. Telah meliput festival di berbagai tempat di Indonesia dan Malaysia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker