Review

John Zorn – The Gnostic Preludes

Album: The Gnostic Preludes
Label: Tzadik Records, 2012

1. Prelude 1: The Middle Pillar
2. Prelude 2: The Book of Pleasure
3. Prelude 3: Prelude of Light
4. Prelude 4: Diatesseron
5. Prelude 5: Music of the Spheres
6. Prelude 6: Circumambulation
7. Prelude 7: Sign and Sigil
8. Prelude 8: The Invisibles

John Zorn - The Gnostic Preludes
John Zorn – The Gnostic Preludes

John Zorn (lahir 1953) merupakan seniman musik yang komplit; instrumentalis, arranger, produser rekaman serta komponis. Pun, tak ada sebuah genre mutlak untuk dapat mendeskripsikan kreasi John, sejak awal karirnya ia konsisten dengan inkonsistensi dalam artian selalu bereksperimen dan mengeksplorasi bunyi secara eklektik atas preferensi jamak yang seringkali tampak kontradiktif – semisal punk dengan jazz atau kartun dengan extreme metal.

Pada rilis terkini The Gnostic Preludes, John melengkapi seri komposisi yang terilhami oleh literatur mistik, sejajar dengan In Search of the Miraculous, The Goddess: Music for the Ancient of Days, dan At the Gates of Paradise (Tzadik Records, 2010-2011). Menariknya, rangkaian komposisi tersebut menampilkan acuan musik klasik khususnya chamber music dengan sentuhan impresionis juga minimalisme.

Delapan prelude tercantum dimainkan oleh tiga musisi dengan line up tidak lazim; Carol Emanuel (harpa), Bill Frisell (gitar), serta Kenny Wollesen (vibrafon, bel). Bermula “The Middle Pillar” oleh resitasi gitar Bill, denting vibrafon meliputi petikan harpa hadirkan nuansa meditatif. Di nomor “Prelude of Light,” bunyinya mencerminkan sesuatu yang enigmatis lewat bisikan tema masing-masing instrumen dengan cemerlang.

Frase-frase ostinatik khas musik minimalis terdengar menghipnotis dan bisikkan sugesti sedatif, terdapat dalam komposisi “Sign and Sigil” atau intrikasi bunyi “Music of the Spheres.” Dengarkan juga sesi “Circumambulation” untuk berkontemplasi. Ditutup dengan detil “The Invisibles” berakhir suara bel Kenny, album ini menyajikan sisi liris dan puitik seorang John Zorn dengan pendaran melodi-melodi indah yang relatif jarang ia munculkan dalam kreasinya yang lain.

Pemusik

Carol Emanuel: harpa
Bill Frisell: gitar
Kenny Wollesen: vibrafon, bel

 

Tags

Thomas Y. Anggoro

Lulusan ISI Yogyakarta. Telah meliput festival di berbagai tempat di Indonesia dan Malaysia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker