Review

Eda Zari – Toka Incognita

Album: Toka Incognita
Label: Intuition Music, 2012

01. Dj(a)ellëzore
02. La Lune et Lys (Zymbylat)
03. Cahiret
04. Moj Zare
05. The Balkan “Turbo” Irony
06. Thrill in 9/8
07. Do Vij
08. Foggy Lake
09. A Yiddishe Mame
10. Kroi
11. Spring in Blue
12. Toka Incognita

Eda Zari - Toka Incognita
Eda Zari – Toka Incognita

Berasal dari Tirana, Albania, Eda Zari layak disebut sebagai duta musik dunia kawasan laut Adriatik. Ia hijrah ke Jerman untuk mendalami vokal secara klasik namun selanjutnya Eda kerap mengeksplorasi warisan musik kampung halamannya berikut kecintaan pada jazz serta berbagai bunyi tradisi penjuru dunia. Lewat album Toka Incognitatoka adalah bahasa Albania untuk tanah – Eda tak hanya bernyanyi tetapi juga mencipta, berwujud sebuah garapan musik dengan acuan pluralistik.

Preferensi jazz, musik Balkan, Timur Tengah, Afrika, India, semuanya dapat didengar pada sesi ini, pun dilagukan dalam bahasa ibu sang empunya album. Bermula “Dj(a)ellëzore” dengan tepukan ritmik menggoyang, balada resitatif “La Lune et Lys” dilanjutkan beat Afrika melebur cool jazz untuk “Cahiret” terhias hembus trumpet Sebastian Studnitzky.

Dua kolaborator utama Eda, gitaris Dominic Miller dan perkusionis Rhani Krija menyuguhkan permainan terbaik dalam nomor “The Balkan “Turbo” Irony” yang teraksentuasi klezmer oleh tiupan klarinet Fatmir Ilamaj yang kembali hadir pada bisikan melodius berlapis kuartet gesek “Do Vij.” Simak tembang elusif bernuansa musik Yahudi untuk narasi “A Yiddishe Mame” ditampilkan secara duet vokal-saksofon oleh Eda bersama Hayden Chisholm.

Cita rasa bunyi karnatik India terdapat di komposisi “Thrill in 9/8” meliputi hembusan responsorial Vladiswar Nadishana sebelum beralih intrikasi tarian berpola “2+2+2+3.” Alunan lembut menghanyutkan adalah kesan waktu memutar skala minor “Spring in Blue.” Sebagai penuntas album, title track epik “Toka Incognita” wajib untuk didengarkan, nyanyian impresif Eda berbalas bunyi klarinet teriring irama oleh perkusi dan guembri hadirkan sebuah perenungan yang sugestif.

Personil

Eda Zari: vokal

Dominic Miller: gitar
Gert Kapo: piano, Rhodes
Rhani Krija: perkusi, guembri
Sebastian Studnitzky: trumpet
Martin Gjakonowski: kontrabas
Vladiswar Nadishana: dzuddahord, water udu, hu-lu-si, futujara, bawu, bansuri
Hayden Chisholm: saksofon
Fatmir Ilamaj: klarinet
Jochen Vogel: celtic harp
Mark Joggerst: piano
Marc Oberländer: gitar
Ahmed Eid: kontrabas
Eriona Jaho: violin
Ela Zagor: violin
Svetlana Berova: viola
Sebastian Harting: cello

 

Tags

Thomas Y. Anggoro

Lulusan ISI Yogyakarta. Telah meliput festival di berbagai tempat di Indonesia dan Malaysia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker