Review

Dave Stapleton – Flight

Album: Flight
Label: Edition Records, 2012

01. Before
02. Polaroid
03. Flight
04. Henryk Part I
05. Henryk Part II
06. Unity
07. OTS
08. Whisper
09. Running East
10. North Wind

Dave Stapleton - Flight
Dave Stapleton – Flight

Pada domain jazz Britania Raya, terutama di kalangan generasi mudanya, salah satu penggiat yang patut dilirik ialah Dave Stapleton. Lulus dari Royal Welsh College of Music and Drama tahun 2002, Dave merupakan pianis merangkap komposer prolifik dengan karya-karya menyegarkan. Selain menggubah jazz pula musik film dan bermain, ia pun mendirikan label rekaman Edition Records, sejak 2008 sekurangnya telah merilis 30 album bergaya singular.

Rintisan terbaru Flight adalah album ketujuh, pertemukan kuartet jazz dan gesek berjumlah genap delapan personil pula sepuluh trek di dalamnya merupakan komposisi orisinil Dave. Penggunaan kuartet gesek bukan sebagai pemanis belaka, namun turut diperlakukan layaknya elemen bunyi kolaboratif sekaligus menampilkan canggihnya Dave menulis komposisi – padukan preferensi musik klasik dan jazz secara proporsional.

Ketika memutar trek pembuka “Before” impresi yang muncul adalah musik kamar bernuansa oseanik, dimainkan halus sekali oleh Brodowski String Quartet. Barulah pada nomor selanjutnya “Polaroid,” bermula resitasi tunggal saksofon tenor Marius Neset yang mengalun, kemudian secara drastis beralih improvisasi bebas penuh energi, drummer Olavi Louvihuri memulai dialog lewat pukulan rampak serta Dave beraksi kordal dilandasi frekuensi rendah kontrabas Dave Kane.

Simak peleburan unsur-unsur yang terasimilasi dalam lantunan “Unity” atau bisikan penggoda persepsi “Whisper” hingga kejutan piano elektrik Dave atas bagian akhir “OTS.” Puitis adalah kesan yang didapat untuk nomor dua  bagian “Henryk” sedangkan “Running East” berawal elegansi kontrapung musik Barok oleh kuartet gesek sebelum alih nuansa balada jazz timur tengah.

Menutup perjumpaan adalah sesi episodik ekstensif “North Wind,” Dave selipkan alunan melodi piano enigmatis bersama hembusan saksofon Marius serta intensitas kuartet gesek seperti halnya gubahan Béla Bartók dan Dmitri Shostakovich. Kemudian dilanjutkan percakapan seru piano-saksofon-kontrabas-drum berkelir free-jazz untuk menuju kalimat penuntas, birama akhir berupa semilir sejuk angin Utara oleh bunyi landscapic Brodowski String Quartet yang melegakan.

Musisi

Dave Stapleton: piano akustik & elektrik
Marius Neset: saksofon tenor
Dave Kane: kontrabas
Olavi Louhivuori: drum

Brodowski String Quartet:

David Brodowski: violin
Catrin Morgan: violin
Felix Tanner: viola
Reinoud Ford: cello

 

Tags

Thomas Y. Anggoro

Lulusan ISI Yogyakarta. Telah meliput festival di berbagai tempat di Indonesia dan Malaysia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker