Review

Catherine Russell – Strictly Romancin’

Album: Strictly Romancin’
Label: World Village Records, 2012

01. Under the Spell of the Blues
02. I’m in the Mood For Love
03. Wake Up and Live
04. Ev’ntide
05. Romance in the Dark
06. I’m Checkin’ Out, Goom’bye
07. No More
08. Satchel Mouth Baby
09. Everything’s Been Done Before
10. Don’t Leave Me
11. I Haven’t Changed a Thing
12. Everybody Loves My Baby
13. He’s All I Need
14. Whatcha Gonna Do When There Ain’t No Swing?

Catherine Russell - Strictly Romancin'
Catherine Russell – Strictly Romancin’

Sudah menjadi sebuah hal lazim ketika seorang vokalis jazz merilis album berisikan lagu-lagu [jazz] standar, pun dapat menjadi semacam ujian kreatifitas mengingat banyaknya versi yang ada. Jika salah garap, akan mudah untuk dianggap membosankan atau bahkan sekedar meniru.

Lewat luncuran terbaru Strictly Romancin’, Catherine Russell menjawab gugatan tersebut atas 14 nomor standar namun penampilannya jauh di atas rata-rata. Tak hanya dianugerahi suara apik – lentur, smoky, dan pulen – distingsi Catherine adalah elemen tradisi yang ia alami pada tangan pertama. Ayahnya, Luis Russell (1902-1963) merupakan partner terpercaya Louis Armstrong sedangkan ibu Catherine, Carline Ray, ialah penyanyi dan multi-instrumentalis yang telah berkarir musik sejak tahun 1940-an.

Seperti judulnya, album ini memuat lagu-lagu bertema romansa dalam berbagai situasi dan kelebihan Catherine tampak jelas dalam melagukan sembari berkisah. Awal cerita adalah “Under the Spell of the Blues,” melaju  swing bercengkok blues, dilanjutkan nomor abadi “I’m in the Mood For Love” yang langsung menyasar di hati. Atmosfer serupa hadir atas “No More” tampilkan hembus klarinet dan saksofon tenor juga petikan gitar menanggapi rintihan blues “Don’t Leave Me.”

Sugesti ceria dan semangat tertera di lagu “Wake Up and Live” juga “I’m Checkin’ Out, Goom’bye” milik Duke Ellington dan Billy Strayhorn beralih kilasan gypsy jazz dalam “Everything’s Been Done Before” terhias gesekan biola, sengau akordeon pula jentik gitar dengan logat Django Reinhardt. Riuh khas Dixieland warnai tembang “Everybody Loves My Baby” sedangkan “He’s All I Need” dinyanyikan gospel oleh Catherine bersama ibunda teriring piano tunggal.

Konklusi melegakan “Whatcha Gonna Do When There Ain’t No Swing?” menutup jumpa, pun setelah menyimak rangkaian trek di dalamnya, album Strictly Romancin’ patut mendapat pujian untuk garapan yang sederhana, berkelas, dan jujur berekpresi.

Pemain

Catherine Russell: vokal
Matt Munisteri: gitar, banjo
Mark Shane: piano
Lee Hudson: kontrabas
Mark McLean: drum

Aaron Weinstein: violin
Jon-Erik Kelso: trumpet
Dan Block: klarinet, saksofon alto
Andy Farber: saksofon tenor
John Allred: trombon
Joe Barbato: akordeon
Carline Ray: vokal

 

Tags

Thomas Y. Anggoro

Lulusan ISI Yogyakarta. Telah meliput festival di berbagai tempat di Indonesia dan Malaysia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker