Review

Wajah Emansipasi Kulit Hitam: Larry Coryell – Montgomery

“This is triumphant music.”
–Dr. Martin Luther King, Jr. (Berlin Jazz Festival 1964)

Martin Luther King yang memimpin gerakan hak-hak sipil Afro-Amerika tahun 50-an diperingati harinya tiap Senin ke tiga Januari. Di tahun 2013, peringatan itu punya resonan, jatuh pada hari yang sama dengan inaugurasi Obama untuk masa terpilih ke duanya. Gitaris Larry Coryell punya ikatan emosional tersendiri akan tokoh dan pergerakan itu, menitikkan air mata membaca surat King yang dipajang sebuah memorabilia di Atlanta, mengingat masa lalunya menyaksikan sendiri pidato tokoh yang mengubah sejarah itu saat ia masih mahasiswa. Tak sekedar menyaluti, ia pun merasa perlu membungkuk dan menyentuh kaki King seperti digambarkannya pada “L’Homage“, salah satu karya dalam rekaman yang sarat refleksi sejarah, “Montgomery” (Patuxent Music, 2011).

larry-coryell-montgomery.jpg

Judul “Tales of the Montgomery Bus Boycott” di depan langsung menyiratkan boikot, nonkooperasi, aksi menolak segregasi rasial di atas bus kota di negara bagian Alabama. Coryell menarasikan Claudette Colvin, remaja kulit hitam yang sedang mengandung, yang pada Maret 1955 menolak memberikan kursinya dan pindah ke belakang untuk memberi baris kursi baru bagi warga kulit putih yang baru naik. Tensi groove yang membius berusaha menyampaikan peristiwa itu, mustahil jika tanpa elemen perkusif dari trio tanpa drum ini, yaitu kontrabas Jim Cammack yang dibetot dalam bunyi akor parsial teknik double stop. Pianis John Colianni memberikan dukungan dengan selipan aksen repetisi tipikal Coryell, yaitu menyerang cepat kelompok not yang sama untuk penekanan.

Along Dexter Avenue” yang menyusul dalam bayang tradisi Delta blues masih menuturkan ketegangan masa itu, yaitu peristiwa pengeboman rumah King. Peristiwa lainnya yang mereka coba potret secara musikal adalah berkumpulnya simpatisan King di penjara pada “Joy at the Jail“. Nomer itu wakili wajah lain blues yang identik dengan opresi, yakni kembaran mayornya yang riang dan setara dengan emansipasi.

Aneka motif blues yang direkam album ini belum komplit tanpa “Amazing Grace” dengan versi aransemen pembuka mendiang Teo Macero, produser Columbia Records untuk Miles Davis. Selain itu, ada satu standard lagi yang dipilih, favorit Joe Pass, “Beautiful Love“.

Daftar Lagu “Montgomery” (Patuxent Music, 2011):
1. Tales of the Montgomery Bus Boycott
2. Along Dexter Avenue
3. Joy at the Jail
4. Amazing Grace
5. L’Homage
6. Beautiful Love
7. What Are You Doing the Rest of Your Life?

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker