Review

Matthew Sayersz – Cinta & Sayang

Matthew Sayersz - Cinta dan Sayang
Matthew Sayersz – Cinta dan Sayang

Album Matthew Sayersz berjudul Cinta & Sayang adalah tonggak loncatan pria kelahiran Bandung, 28 Mei 1988 untuk tampil penuh sebagai penyanyi tunggal di industri musik Indonesia. Matthew terjun ke dalam dunia tarik suara melalui sebuah acara reality show Bintang Mencari Bintang di tahun 2006. Warna vokal yang unik plus ciri khas dan stage act serta masukan Yuni Shara sebagai mentornya, Matthew berhasil menjadi runner up di program TV itu. Sejak itu Matthew banyak mendapatkan perhatian dari para musisi, seperti Idang Rasjidi, Benny Likumahuwa, Dwiki Dharmawan, dan Barry Likumahuwa yang mengajaknya menjadi vokalis di projek mereka. Terbukti, bersama Barry Likumahuwa Project, nama Matthew semakin luas dikenal publik musik tanah air.

Selain itu Matthew pun telah cukup banyak memberikan kontribusi vokalnya di dalam album-album musisi Indonesia, seperti di duet dalam lagu ”Bahasa Cinta” di album Yuni Shara 35/Jalan Terbaik, mengisi vokal di album Dr.Bram’s Project, Nita Aartsen Dancing Soul, Devian Morning Glance, Bintang Indrianto February, dan membantu album Rafi & The Beat. Glenn Friedly tergerak untuk memproduseri single solo Matthew bersama Rayi rapper dari trio RAN pada tahun 2009. Pada lagu berjudul ”Extra” itu Glenn terjun langsung menangani lagu bergenre pop dan R&B itu sebagai arranger dan session musician (guitar dan keys).

Adalah Tohpati yang ternyata kemudian menjadi produser mini album debut Matthew Sayersz ini pada tahun 2011. Maka terwujudlah impian lajang dari trah Sayersz-Timisela ini  untuk membuat rekaman solo, menggenapi rilis album pelayanannya, Quiet Christmas, yang ia kerjakan bersama Idang Rasjidi Syndicate di tahun 2008.

Album dengan art work berwarna biru pastel dan didistribusikan oleh Seven Music ini memilih jalur pop sebagai koridor musiknya. Sentuhan musikal Tohpati yang membuat lagu dan lirik, mengaransemen serta mengisi hampir semua instrumen di album ini, dari gitar acoustic dan electric all programs sampai electric piano dan keyboard, terdengar sangat kuat mendominasi seluruh album. Lagu ”Cinta dan Sayang” membuka album dengan sedikit nuansa reggae dimana seksi rhythmnya diisi oleh bassis Indro Hardjodikoro dan drummer Excel Mangare. Keduanya juga membantu di lagu ”Jatuh Cinta” yang dibuat dalam tempo upbeat. ”Bukalah Hati” yang dipilih menjadi singel hits album ini menampilkan permainan gitar akustik Tohpati mengiringi liukan vokal Matthew yang dilatari oleh Uci. Namun setelah selesai menyimak ”Andai”, rasanya lagu ini mempunyai daya tarik yang lebih kuat di pasar musik populer dibanding lagu jago tadi.

Lepas dari pemilihan single tadi, debut album solo Matthew Sayerzs kini sudah dirilis secara nasional dan siap dinikmati oleh pecinta musik seluruh Indonesia. Untuk Anda, bukalah hati untuk pendatang baru potensial ini.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
WhatsApp Perlu bantuan?