Review

The Kandinsky Effect – Synesthesia

Album: Synesthesia
Label: Cuneiform Records, 2013

01. Johnny Utah
02. M.C.
03. Cusba
04. WK51
05. Walking…
06. Brighton
07. Left Over Shoes
08. Lobi Mobi/Hotel 66
09. Mexican Gift Shop
10. Lars Von Trier
11. If Only

The Kandinsky Effect - Synesthesia
The Kandinsky Effect – Synesthesia

Nama grup ini terambil dari pelukis Rusia Wassily Kandinsky (1866-1944) yang dikenal lewat karya-karya abstrak-ekspresionisme serta beberapa di antaranya sangat musikal—seri “Composition” dan “Improvisation” yang begitu rumit. The Kandinsky Effect merupakan trio elektro-akustik dengan formasi dasar saksofon-bas-drum digawangi oleh Warren Walker, Gaël Petrina dan Caleb Dolister pula ketiganya fasih dalam mengotak-atik perangkat bunyi elektronik.

Melanjutkan rilis perdana self-titled The Kandinsky Effect (SNP Records, 2010), album kedua Synesthesia pun diluncurkan tengah bulan lalu. Berisi 11 komposisi baru yang penuh ide-ide segar sarat petualangan, di mana interaksi musikal instrumen akustik dan elektrik berbalut groove distingtif serta olah metrik birama kompleks sebagai karakteristik.

Minimnya instrumen kordal justru membuat trio ini sangat eksploratif dalam hadirkan kalimat-kalimat bunyi yang tidak biasa. Semisal acuan musik rock energik atas “Left Over Shoes” atau detak poliritmik pada nomor “WK51” juga trek pembuka “Johnny Utah” yang dapat menarik perhatian penggemar dubstep. Walaupun musiknya cenderung eksperimental, namun Warren memberi sentuhan liris lewat hembusan saksofon tenornya yang terdapat dalam “Brighton,” “Mexican Gift Shop“ serta “Cusba” yang elusif.

Sedangkan Gaël dan Caleb suguhkan permainan bas dan drum yang sangat rekat sebagai kerangka dasar irama. Simak aksi mereka pada “M.C.,” trek melodius “Lobi Mobi/Hotel 66“ dan free improvisation sinkopatik “Lars Von Trier” untuk kemudian berakhir di nomor penutup dengan kadar elektronis pekat berjudul “If Only.”

Pemain

Warren Walker: saksofon, elektronika
Gaël Petrina: bas, elektronika
Caleb Dolister: drum, laptop

 

Tags

Thomas Y. Anggoro

Lulusan ISI Yogyakarta. Telah meliput festival di berbagai tempat di Indonesia dan Malaysia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also
Close
Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker