Review

Pablo Ziegler Quartet – Tango & All That Jazz

Album: Tango & All That Jazz
Label: Kind of Blue Records, 2007

01. La Muerte del Angel
02. Milonga en el Viento
03. Pablo’s Band Intro
04. Michelangelo ’70
05. Alredor del Choclo
06. Desde Otros Tiempos
07. Once Again… Milonga
08. Muchacha de Boedo
09. La Cumparsola
10. La Rayuela

Pablo Ziegler Quartet - Tango & All That Jazz
Pablo Ziegler Quartet – Tango & All That Jazz

Jika bukan karena nyali besar seorang komposer dan pemain bandonéon asal Argentina, Astor Piazzolla (1921-1992), besar kemungkinan musik tango yang terdengar saat ini tak jauh berbeda dengan bentuk awalnya pada medio abad ke-19. Astor merevolusi tango lewat inkorporasi elemen musik klasik modern serta jazz yang kemudian lahirkan subgenre Tango Nuevo yang ia mulai pertengahan 1950-an.

Bersama sejumlah musisi kepercayaan, Astor bawakan musik garapannya ke berbagai penjuru dunia, salah satunya ialah pianis bernama Pablo Ziegler yang lebih dari sepuluh tahun bekerjasama dengannya hingga menjelang ajal. Sepeninggal Astor, Pablo melebarkan spektrum musikalnya lewat sejumlah proyek kolaboratif yang semakin memperkaya khazanah tango pula jazz, dan sampailah kepada rilis Tango & All That Jazz ini.

Direkam secara live di The Jazz Standard, New York akhir tahun 2005, Pablo bermain dengan Héctor del Curto (bandonéon), gitaris Paul Myers dan Pablo Aslan di kontrabas. Turut melengkapi ialah vibrafonis prominen Stefon Harris yang pula memperkuat grup The Classical Jazz Quartet. Hadirnya Stefon tentu ingatkan kepada sesi legendaris The New Tango (WEA International, 1987) yang pertemukan Astor Piazzolla dan Gary Burton pada Montreux Jazz Festival, Juli 1986 (Pablo Ziegler sebagai pianis di album itu – red.).

Nomor pembuka adalah introduksi kanonik “La Muerte del Angel” milik Astor Piazzolla yang dimainkan sangat presisi, berlanjut bisikan melankolia khas tango dalam “Milonga en el Viento” sebelum denting vibrafon Stefon meliputi panasnya laju cepat “Michelangelo ’70,” melebur bersama frase piano Pablo yang aksentuatif.

Selanjutnya menuju “Alredor del Choclo,” simak bunyi lansekap Buenos Aires melalui percakapan bandonéon-piano-vibrafon dengan efek perkusif kontrabas Pablo Aslan. Paul berikan solo gitar ekspesional atas “La Cumparsola” sedangkan sang empunya album tunjukkan permainan piano virtuosik pada “Desde Otros Tiempos” pun “Once Again… Milonga.”

Menutup penampilan mereka, kelima pemain suguhkan komposisi terakhir milik Pablo Ziegler, “La Rayuela” yang bermula komikal, namun perlahan menjadi meriah dengan sesi trading fours dalam struktur irama tango pula kompleksitas harmoni jazz. Konsep itulah yang digunakan Pablo sebagai platform utama album ini; ketika jazz bergoyang tango atau tango berbunyi jazz, dan sebaliknya.

Pemusik

Pablo Ziegler: piano
Héctor del Curto: bandonéon
Paul Myers: gitar
Pablo Aslan: kontrabas
Stefon Harris: vibrafon

 

Thomas Y. Anggoro

Lulusan ISI Yogyakarta. Telah meliput festival di berbagai tempat di Indonesia dan Malaysia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker